Dongkrak Ekonomi, Pemkab Bangkalan Luncurkan Subsidi Bunga 0 Persen untuk UMKM

Berita, Pemerintahan41 Dilihat

BANGKALAN, tretan.news – Pemerintah Kabupaten Bangkalan resmi meluncurkan program inovatif berupa subsidi bunga nol persen bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Peluncuran program yang diklaim sebagai yang pertama di Jawa Timur ini digelar di Pendopo Agung Bangkalan pada Senin (18/5/2026).

Langkah strategis ini diambil pemerintah daerah untuk mempermudah akses permodalan, mendorong pelaku usaha lokal agar naik kelas, sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa kehadiran program ini dirancang untuk memangkas hambatan finansial yang kerap dihadapi oleh para pelaku usaha kecil saat ingin mengembangkan bisnis mereka.

“Harapannya dengan adanya subsidi bunga nol persen ini bisa meningkatkan pertumbuhan perekonomian melalui UMKM,” ujar Lukman dalam sambutannya.

Tidak main-main, Pemkab Bangkalan membidik sasaran yang cukup luas. Sebanyak 1.000 UMKM di wilayah tersebut ditargetkan dapat menikmati fasilitas pinjaman modal tanpa beban bunga ini.

Selain memperkuat struktur usaha mikro, program ini juga diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja baru guna mengurangi angka pengangguran di tengah masyarakat.

Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran subsidi bunga sebesar Rp1,2 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bangkalan.

Sinergi dengan Bank UMKM Jatim
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Bangkalan menggandeng Bank UMKM Jawa Timur sebagai lembaga penyalur.

Direktur Bank UMKM Jawa Timur, Irwan Eka Wijaya, menjelaskan bahwa fasilitas pinjaman dengan bunga nol persen ini diberikan dengan tenor atau masa pinjaman selama satu tahun.

Mengenai plafon atau nilai pinjaman, Irwan menyebutkan bahwa jumlahnya akan bersifat fleksibel.

“Besaran pinjaman yang diajukan pelaku UMKM juga disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan usaha masing-masing,” kata Irwan.

Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan sebuah terobosan baru di tingkat regional.

Menurutnya, belum ada daerah lain di Jawa Timur yang menerapkan kebijakan serupa untuk menstimulus sektor UMKM.

Sebagai tanda dimulainya program, sebanyak 10 pelaku UMKM terpilih menerima penyaluran modal tersebut secara simbolis pada hari peluncuran.

Sementara itu, animo masyarakat diprediksi akan terus meningkat, terbukti dengan adanya sekitar 50 pelaku UMKM lain yang saat ini sudah masuk dalam tahap proses pengajuan pinjaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *