Ribuan Warga Padati Pasuruan Sound Carnival, Lapangan PT Agip Berguncang Semalaman

Berita, Sosial210 Dilihat

PASURUAN, tretan.news – Lapangan PT Agip di Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, berubah menjadi pusat hiburan penuh cahaya dan dentuman musik dalam gelaran Pasuruan Sound Carnival 2026, Sabtu (16/5/2026) malam.

Sedikitnya 30 audio entertainment dari berbagai daerah tampil memeriahkan acara yang sukses menyedot ribuan penonton.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari. Puluhan vendor audio menampilkan karakter sound masing-masing dan menciptakan atmosfer hiburan khas sound horeg yang meriah serta penuh energi.

Ribuan warga tampak memadati area acara untuk menikmati pertunjukan audio dan hiburan malam tersebut.

Pasuruan Sound Carnival 2026 digelar selama dua hari, mulai 16 hingga 17 Mei 2026. Pada hari pertama, rangkaian acara diawali dengan cek sound, doa bersama, hingga prosesi potong tumpeng yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Winong.

Kepala Desa Winong, Amiril, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan luas dari warga, termasuk pengunjung dari luar daerah.

“Ini termasuk kegiatan seni. Alhamdulillah antusias warga cukup tinggi. Tidak hanya warga Winong, tapi juga dari luar daerah ikut mendukung dan meramaikan,” ujarnya.

Selain menjadi hiburan masyarakat, kegiatan tersebut juga berdampak positif terhadap perekonomian warga. Sedikitnya 100 pelaku UMKM ikut berpartisipasi dengan membuka lapak makanan dan minuman di sekitar lokasi acara.

Keberadaan ratusan UMKM itu menjadi daya tarik tambahan bagi para pengunjung yang hadir menikmati festival sound horeg terbesar di kawasan Gempol tersebut.

“Warga sejak awal memang sangat antusias. Pelaku UMKM juga langsung banyak yang mendaftar untuk ikut meramaikan acara dua hari ini,” tambah Amiril.

Menariknya, di tengah identitas acara sound horeg yang identik dengan hiburan malam, warga Desa Winong juga menginginkan adanya kegiatan religius sebagai penyeimbang. Karena itu, doa bersama dimasukkan dalam rangkaian acara sebelum kegiatan hiburan dimulai.

“Kegiatan doa bersama ini memang permintaan masyarakat sendiri. Jadi meskipun ada hiburan sound horeg, warga juga ingin mengimbanginya dengan kegiatan keagamaan. Harapannya bisa mengarahkan anak-anak muda ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, puncak Pasuruan Sound Carnival 2026 dijadwalkan berlangsung Minggu (17/5/2026) dengan penampilan live performance DJ yang diprediksi kembali menyedot ribuan penonton.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *