GRESIK, TRETAN.news — Subdenpom V/4-2 Gresik menggelar sosialisasi keselamatan berkendara bagi prajurit jajaran Kodam V/Brawijaya, Rabu (16/9/2026).
Langkah strategis ini bertujuan menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan prajurit TNI Angkatan Darat (AD).
Komandan Subdenpom V/4-2 Gresik, Kapten CPM Maskun, membeberkan fakta memprihatinkan terkait insiden di jalan raya tersebut.
“Sosialisasi ini dilatarbelakangi masih tingginya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan prajurit TNI AD,” kata Kapten Maskun.
Sepanjang tahun 2025, jajaran Kodam V/Brawijaya mencatat 16 insiden kecelakaan yang melibatkan prajurit militer.
Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan empat prajurit meninggal dunia, 10 orang luka berat, dan satu personel luka ringan.
Sementara pada tahun 2026 ini, pihak kepolisian militer telah mencatat tujuh kasus kecelakaan lalu lintas serupa.
Gandeng Berbagai Pihak
Guna memaksimalkan edukasi keselamatan, Subdenpom Gresik menggandeng sejumlah instansi lintas sektoral.
Kolaborasi ini melibatkan Satlantas Polres Gresik, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, hingga pelaku usaha otomotif lokal.
Para pemateri mengingatkan prajurit untuk menghindari kebiasaan buruk penyebab kecelakaan atau human error.
Pengendara dilarang keras mengemudi saat mabuk, mengantuk, memacu kecepatan tinggi, atau menggunakan gawai.
Kapten Maskun juga meminta personel rutin mengecek kondisi kelayakan teknis kendaraan seperti fungsi rem dan ban.
Pemateri turut menekankan kewajiban pengemudi untuk segera menolong korban dan melapor ke polisi jika terlibat kecelakaan.
“Keamanan dan keselamatan jalan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan,” pungkasnya.







