KBIHU Dimas Brian Praktis Sambut Kepulangan 67 Jamaah Haji

Berita, Sosial31 Dilihat

PASURUAN, tretan.news – Sebanyak 67 jamaah haji dari KBIHU Dimas Brian Praktis tiba kembali di Kabupaten Pasuruan setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Makkah.

Kedatangan para jamaah pada Rabu (3/6/2026)disambut haru dan tangis bahagia keluarga yang telah menanti selama kurang lebih 40 hari.

Penyambutan berlangsung di Masjid Babussalam Mlaten, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol.

Sejak pagi, keluarga jamaah telah memadati lokasi untuk menyambut kepulangan para tamu Allah yang kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.

Ketua KBIHU Dimas Brian Praktis, Haji Wawan Budi S. atau yang akrab disapa Abah Wawan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji seluruh jamaah yang dibimbing oleh lembaganya.

“Alhamdulillah, tahun ini kami dapat memberangkatkan dan mendampingi 67 jamaah haji. Kami bersyukur seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik hingga akhirnya jamaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Abah Wawan.

Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang penuh makna untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Perjalanan haji adalah perjalanan menuju kesucian, perjalanan untuk membersihkan diri, dan perjalanan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bagi kami di KBIHU Dimas Brian Praktis, merupakan kehormatan besar bisa mendampingi jamaah dalam menjalani ibadah yang penuh makna ini,” katanya.

Acara penyambutan diawali dengan sambutan dari pengurus KBIHU Dimas Brian Praktis yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin ketua rombongan haji, memohon keberkahan, keselamatan, serta kemabruran bagi seluruh jamaah.

Abah Wawan menjelaskan, KBIHU Dimas Brian Praktis berkomitmen memberikan bimbingan menyeluruh kepada jamaah, mulai dari pemahaman tata cara ibadah, pembinaan spiritual, hingga pendampingan selama berada di Tanah Suci.

“Kami menyadari bahwa ibadah haji bukan hanya ritual yang harus dijalankan, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan pemahaman, persiapan, dan niat yang tulus.

Karena itu, kami berupaya memberikan pendampingan terbaik agar jamaah dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” jelasnya.

Ia menambahkan, lembaganya didukung oleh tim pembimbing yang berpengalaman serta berbagai fasilitas pendukung untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran ibadah jamaah selama berada di Arab Saudi.

“Kami ingin setiap jamaah kembali membawa keberkahan dan menjadi haji yang mabrur, sehingga pengalaman spiritual yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat di sekitarnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *