PAMEKASAN, Tretan.News – Owner Bani Group, Ali Zainal Abidin, menegaskan komitmen untuk melanjutkan gerakan sosial bersama relawan BANI setelah Yayasan Sosial Bani Insan Peduli dibubarkan.
Penegasan itu disampaikan usai menerima kunjungan silaturahmi Sayyid Habib Syaihon bin Mustofa Al Bahar atau Wan Sehan di Pendopo Utama Bani Group, Pamekasan, Jumat (17/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ali langsung mengumpulkan relawan dari Pamekasan dan Sumenep untuk memastikan kegiatan sosial tetap berjalan meski yayasan yang selama ini menjadi wadah organisasi telah dibubarkan.
Menurut Ali, semangat pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti hanya karena sebuah keputusan administratif.
“Nama hanyalah sebuah sebutan. Bunga mawar, meskipun dinamai bunga bangkai, akan tetap memancarkan keharumannya. Begitu pun sebaliknya. Esensi dari kebaikan yang kita lakukan jauh lebih berharga daripada label yayasan itu sendiri,” ujarnya.
Kunjungan Wan Sehan berlangsung dua hari setelah keputusan pembubaran Yayasan Sosial Bani Insan Peduli.
Dalam kesempatan itu, Ali menyampaikan bahwa Wan Sehan memberikan isyarat simbolik berupa gambar Garuda yang dimaknainya sebagai dorongan moral bagi para relawan.
“Isyarat dari Habibana adalah perintah untuk Gali Ruh dalam Dada. Garuda bukan sekadar simbol negara, melainkan simbol optimisme dan komitmen untuk terus maju berlandaskan kebenaran dan keadilan,” katanya.
Ali menjelaskan, simbol tersebut menjadi pengingat agar relawan tetap menjaga ketulusan, kekuatan batin, dan komitmen dalam menjalankan kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Bani Insan Peduli diketahui telah menjalankan berbagai kegiatan sosial sejak berdiri pada 2023. Meski yayasan dibubarkan, Ali mengajak seluruh relawan agar pengabdian kepada masyarakat tetap dilanjutkan.
“Pesan saya jelas kepada seluruh relawan, setelah sinyal kebaikan ini hadir, saya pribadi pantang untuk mundur. Gerakan BANI harus terus dilanjutkan demi kebermanfaatan umat,” tegasnya.
Pertemuan tersebut menjadi momentum konsolidasi relawan BANI dari Pamekasan dan Sumenep sekaligus penegasan bahwa kegiatan sosial akan terus berjalan dengan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat. (*)








