SAMPANG | Tretan.news – Aparat kepolisian terus mengembangkan penyelidikan kasus penembakan terhadap seorang warga di Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang.
Dari hasil pendalaman sementara, kasus tersebut kini tidak hanya berkaitan dengan dugaan penganiayaan bersenjata api, tetapi juga mengarah pada indikasi penyalahgunaan narkotika.
Peristiwa berdarah itu terjadi di Dusun Dagian, Desa Sawah Tengah, Sabtu (6/6/2026) petang sekitar pukul 18.00 WIB.
Korban bernama Ahmad Yulianto mengalami luka tembak pada bagian kaki kiri setelah diduga ditembak oleh pria berinisial GF.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, insiden itu bermula dari adu mulut antara korban dan pelaku.
Situasi yang memanas membuat GF diduga mengambil senjata api dan melepaskan satu tembakan ke udara.
Bukannya mereda, pertengkaran justru berujung aksi brutal. Pelaku kembali mengarahkan senjata api miliknya ke korban hingga peluru mengenai bagian tumit kaki kiri Ahmad Yulianto.
Korban yang tersungkur akibat luka tembak langsung dievakuasi warga ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang guna mendapatkan pertolongan medis.
Di sisi lain, polisi dikabarkan menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan konsumsi narkotika saat melakukan penggeledahan di kediaman terduga pelaku.
“Beberapa alat hisap turut diamankan petugas dan sekarang masih dalam proses pemeriksaan,” ujar sumber terpercaya yang enggan disebutkan identitasnya, Minggu (7/6/2026).
Tak hanya itu, sumber tersebut mengungkapkan bahwa nama GF selama ini sudah cukup dikenal warga setempat terkait dugaan aktivitas peredaran obat terlarang.
“Kalau di lingkungan sekitar memang sudah sering dibicarakan warga,” katanya.
Meski muncul dugaan tersebut, kepolisian belum menetapkan adanya keterkaitan langsung antara kasus penembakan dengan tindak pidana narkotika.
Penyidik masih mengumpulkan sejumlah alat bukti dan keterangan saksi.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengatakan penyelidikan terhadap kasus itu masih berlangsung.
Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang belum diketahui keberadaannya.
“Kasus ini masih didalami penyidik dan pelaku masih dalam pencarian petugas,” ujarnya.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan satu proyektil peluru yang diduga berasal dari senjata api milik pelaku.
Sementara itu, Satreskrim Polres Sampang masih mengidentifikasi jenis senjata yang digunakan.
Hingga kini, aparat kepolisian terus mendalami motif penembakan, asal senjata api, serta kemungkinan adanya perkara lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.







