HUT ke-1097 Pasuruan, Pemkab Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

Pemerintahan, Sosial19 Dilihat

PASURUAN, TRETAN.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menggelar Bakti Sosial (Baksos) pelayanan kesehatan terpadu di RSUD Bangil.

​Kegiatan ini menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan pada tahun 2026.

​Bupati Pasuruan, H.M. Rusdi Sutejo, membuka langsung acara kemanusiaan tersebut.

​Layanan medis mencakup operasi bibir sumbing, pemeriksaan Automated Breast Ultrasound (ABUS), dan Bone Mineral Density (BMD).

​Direktur RSUD Bangil, dr. Tri Dinar Herturini, menjelaskan tujuan utama dari kegiatan sosial ini.

​”Kami melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif,” ujarnya.

​”Dengan kegiatan ini, RSUD Bangil tidak hanya menjalankan fungsinya sebagai pelayanan rumah sakit, namun juga memperkuat fungsi sosial,” tambah Tri Dinar.

Puluhan Warga Menerima Manfaat

​Tim medis sukses menangani 27 pasien operasi bibir sumbing dari total 29 pendaftar awal setelah proses screening.

​Pasien tersebut terdiri dari 19 warga Pasuruan dan 8 warga dari luar daerah.

​Warga luar daerah berasal dari Kabupaten Mojokerto, Sidoarjo, Probolinggo, Malang, Kediri, hingga Sumenep.

​Selain itu, petugas RSUD Bangil melayani 24 peserta pemeriksaan payudara (ABUS) dan 25 peserta ukur kepadatan tulang (BMD).

​Seluruh peserta pemeriksaan ABUS dan BMD merupakan warga asli Kabupaten Pasuruan.

Pilar Pembangunan Daerah

​Bupati Rusdi Sutejo menegaskan bahwa kesehatan adalah pilar utama mewujudkan Pasuruan yang maju dan berkeadilan.

​”Masyarakat yang sehat adalah fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, produktif, dan berdaya saing,” kata Rusdi.

​Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada RSUD Bangil, RSUD Grati, PERAPI, Smile Train Indonesia, dan Ngabila Care.

​”Operasi bibir sumbing bukan sekadar tindakan medis, tetapi kepedulian nyata yang memberi kesempatan anak-anak tumbuh lebih percaya diri,” jelasnya.

​Ke depan, Pemkab Pasuruan berkomitmen terus meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.

​Pemerintah akan memperkuat fasilitas dan memanfaatkan teknologi medis terkini agar masyarakat memperoleh akses kesehatan yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *