Pamekasan, tretan.news – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kadur mengamankan sekaligus mengawal dua kegiatan karnaval pendidikan yang digelar hampir bersamaan di Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Jumat (12/6/2026).
Polisi melakukan pengamanan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama kegiatan berlangsung.
Dua kegiatan tersebut meliputi Karnaval Haflah ke-XIV Yayasan PKBM Hayati yang berpusat di Dusun Mengkaan II, Desa Kertagena Laok, serta karnaval kelulusan yang digelar SDN Kertagena Daya 1 di Desa Kertagena Daya.
PS Kapolsek Kadur, IPTU Junaidi, S.H., M.H., menegaskan bahwa tingginya antusiasme masyarakat yang memadati jalur karnaval menjadi perhatian utama kepolisian, sehingga pihaknya mengerahkan pengamanan dan pengawalan secara maksimal.
“Mengingat antusiasme warga yang sangat tinggi, potensi kemacetan dan kerawanan kamtibmas seperti curanmor tentu ada. Oleh karena itu, kami menerjunkan personel dan mobil Patwal Polsek Kadur untuk mengawal jalannya masing-masing rombongan sejak persiapan hingga selesai,” kata IPTU Junaidi.
Karnaval Haflah ke-XIV Yayasan PKBM Hayati mulai berlangsung sekitar pukul 13.55 WIB. Ketua Panitia Imamuddin, M.Pd., memimpin kegiatan tersebut dengan rute dari jalan Desa Kertagena Laok hingga berakhir di kompleks Yayasan PKBM Hayati pada pukul 15.20 WIB.
Pawai berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya. Selain diikuti barisan siswa-siswi, rombongan juga dimeriahkan penampilan musik tradisional Madura seperti Tong-tong Serek dan Musik Daul Kertapati, drumband, serta deretan becak hias yang menarik perhatian masyarakat di sepanjang rute perjalanan.
Pada waktu yang hampir bersamaan, SDN Kertagena Daya 1 juga menggelar karnaval dalam rangka merayakan kelulusan siswa. Kegiatan yang berada di bawah tanggung jawab Ahmad Mulyadi selaku ketua panitia itu diberangkatkan pukul 14.00 WIB dari halaman sekolah menuju Dusun Polai Atas sebelum kembali ke titik awal pada pukul 15.30 WIB.
Penampilan drumband dan deretan becak hias menjadi daya tarik utama dalam kegiatan tersebut. Warga terlihat antusias menyaksikan iring-iringan peserta yang melintas di sejumlah ruas jalan desa.
Menurut IPTU Junaidi, kegiatan karnaval yang digelar setiap tahun tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan dan perayaan bagi peserta didik, tetapi juga memiliki manfaat bagi pengembangan lembaga pendidikan di wilayah setempat.
“Selain sebagai ajang perayaan tahunan, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi sekolah kepada masyarakat. Lembaga pendidikan dapat memperkenalkan program dan keberadaannya sehingga diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putri mereka di sekolah tersebut,” tambahnya.
Ia menjelaskan, sejumlah lembaga pendidikan seperti MTs An Nur dan SMK Empu Gennah yang berada di bawah naungan PKBM Hayati, maupun SDN Kertagena Daya 1, turut memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan sekolah kepada masyarakat luas.
Berkat koordinasi yang baik antara pihak kepolisian, panitia penyelenggara, dan masyarakat, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Tidak terdapat gangguan kamtibmas maupun hambatan berarti selama pelaksanaan dua agenda tahunan tersebut berlangsung. (*)








