PMI Pasuruan Targetkan Donasi Rp500 Juta untuk Program Kemanusiaan

PASURUAN, Tretan.News – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan kembali menggelar program Bulan Dana PMI sebagai upaya penggalangan donasi untuk mendukung kegiatan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta pelayanan darah bagi masyarakat.

Program tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 1 Maret hingga 31 Desember 2026. Dalam pelaksanaannya, PMI Kabupaten Pasuruan menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp500 juta.

Ketua PMI Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji, menjelaskan bahwa Bulan Dana PMI merupakan agenda rutin yang bertujuan mengajak masyarakat berpartisipasi dalam mendukung gerakan kemanusiaan.

“Bulan Dana PMI menjadi bagian dari upaya kami menghimpun dukungan masyarakat untuk kegiatan kemanusiaan, penanggulangan bencana, dan pelayanan darah,” ujarnya usai rapat koordinasi bersama panitia penyelenggara.

Penggalangan dana tersebut diketuai oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Syamsul Hidayat. Usai rapat koordinasi dengan PMI dan sejumlah pihak terkait, pria yang akrab disapa Lek Sul itu menyampaikan hasil pembahasan kepada awak media.

Menurutnya, target pengumpulan dana sebesar Rp500 juta diharapkan dapat tercapai dalam kurun waktu sembilan bulan.

“Kalau bisa lebih dari target tentu akan lebih baik, karena dana ini sepenuhnya digunakan untuk kegiatan kemanusiaan,” katanya.

Ia menambahkan, penggalangan donasi tahun ini tidak hanya menyasar anggota DPRD, aparatur sipil negara (ASN), serta TNI dan Polri, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat lainnya.

“Kami ingin melibatkan lebih banyak pihak, mulai dari karyawan perusahaan, organisasi kepemudaan, organisasi profesi seperti IDI dan IBI, hingga pelajar dan santri dari tingkat SD sampai SMA,” ujarnya.

Syamsul Hidayat menilai keterlibatan pelajar dan santri penting sebagai bagian dari pendidikan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan sejak dini.

“Kami ingin memberikan edukasi kepada pelajar dan santri tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama. Memupuk empati kemanusiaan harus ditanamkan sejak dini untuk generasi mendatang,” tegasnya.

Terkait besaran donasi, panitia menetapkan nominal yang disesuaikan dengan kategori peserta. Untuk ASN serta anggota TNI dan Polri, nominal sumbangan disesuaikan berdasarkan golongan.

Sementara untuk pelajar dan santri berkisar antara Rp2.000 hingga Rp50.000. Adapun anggota DPRD ditetapkan memberikan donasi sebesar Rp250.000 per orang.

Syamsul Hidayat menambahkan, panitia masih mematangkan mekanisme penggalangan dana yang melibatkan siswa dan santri agar pelaksanaannya berjalan optimal.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar pelaksanaan penggalangan donasi ini memiliki kesamaan visi dan dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *