Pengurus PAC GP Ansor Tlanakan 2025–2028 Dilantik, Fokus Perkuat Ideologi dan Kemandirian Ekonomi

Berita, Daerah127 Dilihat

PAMEKASAN, Tretan.News Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Tlanakan masa khidmah 2025–2028 resmi dilantik. Kepengurusan periode ini menetapkan penguatan ideologi kader dan kemandirian ekonomi sebagai fokus arah gerakan organisasi.

Pelantikan tersebut berlangsung pada Rabu (29/7/2026) di Aula Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Pamekasan. Wakil Ketua DPRD Pamekasan dan jajaran PC GP Ansor Kabupaten Pamekasan turut menghadiri acara tersebut.

Hadir pula pengurus Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, perwakilan organisasi kepemudaan mahasiswa, serta tokoh agama setempat.

Dalam sambutannya, Ketua PAC GP Ansor Tlanakan, Achmad Jadid, mengatakan bahwa penguatan ideologi kader dan kemandirian ekonomi akan menjadi fondasi utama organisasi. Keduanya akan menjadi dasar dalam merancang arah gerakan organisasi selama tiga tahun ke depan.

Menurutnya, selain menjaga marwah perjuangan, kemandirian ekonomi juga penting untuk menopang keberlanjutan organisasi secara mandiri.

“Ansor ini ibarat perusahaan yang harus ditopang manajemen yang kokoh. Jika tata kelolanya bagus, organisasi akan terus melaju pesat. Begitu pula dengan Ansor, harus dikelola secara tertata agar kemajuannya dirasakan nyata,” kata Jadid.

Jadid juga mendorong pengurus baru untuk bergerak aktif menjalankan tugas organisasi dan tidak berhenti pada status jabatan semata.

“Jabatan adalah amanah yang wajib kita pertanggungjawabkan dan jalankan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musyaffa’ Syafril, menekankan pentingnya efektivitas kepemimpinan (effective leadership) dalam tubuh Nahdlatul Ulama.

Ia juga mengingatkan setiap kader yang memegang amanah kepemimpinan agar melanjutkan estafet perjuangan para muassis NU sebagai tanggung jawab moral.

Menurut Syafril, seorang ketua tidak boleh pasif atau sekadar mengandalkan pergerakan anggota. Pemimpin harus mampu mengambil inisiatif, menggerakkan potensi kader, serta bertanggung jawab penuh atas keberhasilan program kerja organisasi.

“Ketua harus membuktikan efektivitas kepemimpinannya. Organisasi tidak akan jalan kalau ketua hanya berpangku tangan dan bergantung pada anggota. Seorang pemimpin harus sigap berinisiatif dan selalu siap berkhidmat,” tegas Syafril. (*)

 

Pelantikan Pengurus PAC GP Ansor Tlanakan di Aula UIN Madura Pamekasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *