LAMONGAN, TRETAN.news – Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).
Kemitraan ini bertujuan meningkatkan kualitas tata kelola institusi. UNSUDA juga melaksanakan studi tiru langsung di kampus UNUSA.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) menjadi titik awal kerja sama. Kedua kampus sepakat memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Rektor UNUSA, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, menyambut langsung kunjungan delegasi dari Lamongan tersebut.
Wakil Rektor II UNSUDA, Dr. Muhammad Hasyim Rosyidi, M.Pd., memimpin rombongan delegasi ini ke Surabaya.

Fokus Buka Prodi Kesehatan
Wakil Rektor III UNSUDA, Dr. Siswadi, M.Pd.I., berharap UNUSA menjadi mitra strategis. Terutama dalam hal pengembangan kelembagaan.
UNSUDA menargetkan pendampingan khusus untuk pembukaan program studi bidang kesehatan. Mereka ingin merealisasikan kolaborasi yang berkelanjutan.
Kedua pihak juga sepakat memperkuat riset dan publikasi ilmiah. Mereka merencanakan pertukaran artikel jurnal dan penelitian kolaboratif.
Sinergi Kampus NU
Rektor UNUSA menyebut sinergi kampus Nahdlatul Ulama sebagai modal penting. Langkah ini wajib demi meningkatkan daya saing pendidikan.
”Perguruan tinggi di bawah naungan Nahdlatul Ulama memiliki potensi besar untuk saling berkolaborasi,” ujar Prof. Tri Yogi.
Ia menambahkan, kerja sama ini memperkuat inovasi kampus. Kualitas pendidikan tinggi pun akan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Studi Tiru Tata Kelola
UNSUDA memanfaatkan momentum studi tiru untuk mempelajari penjaminan mutu internal. Mereka juga berdiskusi mengenai pengembangan program pascasarjana.
Pengalaman UNUSA dalam membangun tata kelola profesional menjadi referensi berharga. UNSUDA siap mengadaptasinya guna mempercepat pengembangan institusi.
Kerja sama strategis ini diharapkan memajukan kualitas sumber daya manusia. Kapasitas kelembagaan perguruan tinggi NU juga makin kuat.







