Kecelakaan Maut di Gempol Pasuruan: 4 Orang Tewas, Jalur Nasional Lumpuh

Peristiwa284 Dilihat

PASURUAN, TRETAN.news — Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Surabaya–Malang, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, memakan empat korban jiwa pada Senin (27/7/2026) pagi.

​Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 05.45 WIB ini melibatkan tiga truk, dua sepeda motor, serta merusak deretan rumah warga setempat.

​Selain empat orang meninggal dunia, petugas mencatat enam korban lain mengalami luka ringan hingga berat akibat benturan keras tersebut.

​Kronologi Berdasarkan Rekaman CCTV

​Rekaman kamera pengawas (CCTV) merekam detik-detik kecelakaan saat arus lalu lintas dari arah Malang menuju Surabaya melaju ramai lancar.

​Dua truk Mitsubishi Colt Diesel berwarna kuning melaju beriringan. Dari arah belakang, truk bermuatan kertas bernomor polisi DK 8019 DG melaju cepat.

​Truk pengangkut kertas tersebut langsung menghantam bagian belakang truk Colt Diesel bernomor polisi N 8591 BG.

​Benturan keras mendorong truk Colt Diesel hingga masuk ke jalur berlawanan dan menghantam truk tangki air dari arah Surabaya.

​Dua sepeda motor yang melintas di lokasi kejadian ikut tertabrak dalam rangkaian kecelakaan beruntun tersebut.

​”Truk yang tertabrak kemudian menabrak truk tangki air dari arah Surabaya menuju Malang. Di lokasi tersebut juga ada dua sepeda motor yang ikut menjadi korban,” ujar Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Jauhar.

​Truk Menabrak Rumah Warga

​Truk Colt Diesel lain di posisi depan turut terdorong ke jalur berlawanan, melindas seorang pemotor, lalu masuk ke pekarangan warga.

​Sementara itu, truk pengangkut kertas terus melaju sejauh 500 meter ke arah utara sebelum menghantam deretan rumah warga.

​Jumlah korban tewas bertambah menjadi empat orang setelah pengemudi truk pengangkut kertas meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.

​”Sopir truk penyebab laka dikabarkan meninggal dunia. Infonya baru kami terima. Jadi total sementara ini korban meninggal ada empat orang,” kata AKP Jauhar.

​Polisi dan warga merujuk seluruh korban luka maupun meninggal dunia ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk penanganan medis.

​”Kami juga mendata enam korban lainnya mengalami luka ringan hingga berat. Para korban telah dievakuasi dan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit,” lanjutnya.

​Polisi Terapkan Contra Flow

​Kecelakaan fatal ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas Jalur Nasional Surabaya–Malang di kedua arah.

​Satlantas Polres Pasuruan segera memberlakukan sistem contra flow guna mengurai antrean kendaraan selama proses evakuasi bangkai kendaraan berlangsung.

​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna memastikan penyebab utama kecelakaan maut tersebut.

​”Untuk penyebab kecelakaan masih kami dalami. Kami utamakan evakuasi bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan dulu agar lalu lintas lancar,” tutup AKP Jauhar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *