Achsanul Qosasi Soroti Dana Perbankan Rp2.548 Triliun dan Mandat Baru Gubernur BI

Berita, Tokoh, UMKM96 Dilihat

Tretan.News – Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR), Achsanul Qosasi, menyoroti penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026–2031.

Menurut Achsanul Qosasi, arah kebijakan yang dibawa pimpinan baru bank sentral tersebut berhasil menyentuh berbagai persoalan mendasar yang selama ini kurang tersentuh.

Penegasan tersebut sebagai respons setelah DPR RI resmi menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur BI dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani, pada Selasa (1/9/2026).

Selain Destry, DPR menetapkan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur, setelah ketiganya menjalani uji kelayakan dan kepatutan pada 26–27 Agustus lalu.

Achsanul Qosasi menilai keputusan menetapkan Destry patut dicermati bukan sekadar karena posisinya sebagai perempuan pertama yang memimpin bank sentral di Indonesia, melainkan karena terobosan pandangan ekonomi yang ditawarkannya.

“Menjaga stabilitas saja belum cukup. Bank sentral perlu memperkuat bauran kebijakan agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ujar Achsanul Qosasi, mengutip gagasan utama yang disampaikan Destry saat uji kelayakan pekan lalu.

Lebih lanjut, Presiden Madura United FC ini menggarisbawahi data penting yang dipaparkan dalam uji kelayakan tersebut, yakni adanya dana perbankan yang belum tersalurkan mencapai Rp2.548 triliun atau setara 21,8 persen dari total plafon kredit.

Achsanul Qosasi menekankan bahwa penguatan inklusi keuangan serta dorongan terhadap penyaluran kredit kecil akan menjadi game changer (pengubah keadaan) yang krusial untuk menggerakkan sektor riil dan mengawal target pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai 8 persen. (*)

 

Achsanul Qosasi soroti dana perbankan dan mandat Gubernur BI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *