Bayi Laki-laki Ditemukan Dibelakang Rumah Warga Dengan Kondisi Masih Hidup

Berita, Peristiwa222 Dilihat

SAMPANG | Tretan.news — Tangisan lirih dari balik semak-semak membuat warga Desa Barunggagah, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, penasaran. Saat didekati, warga justru menemukan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja ditinggalkan sesaat setelah dilahirkan, Minggu (7/6/2026).

Penemuan bayi tersebut terjadi di kawasan perbatasan Kabupaten Sampang dan Bangkalan. Bayi itu ditemukan dalam kondisi masih hidup dan langsung dievakuasi warga untuk mendapatkan pertolongan.

Peristiwa tersebut sontak menyita perhatian masyarakat sekitar. Warga yang berada di lokasi mengaku tidak menyangka suara tangisan yang terdengar berasal dari seorang bayi yang tergeletak sendirian di area semak-semak.

Zainal, salah seorang warga Tambelangan, mengatakan lokasi penemuan bayi berada di belakang rumah ibu dari bayi tersebut.

“Bayinya ditemukan di semak-semak belakang rumah ibunya. Waktu ditemukan kondisinya masih hidup, meskipun sempat dikerubuti semut,” kata Zainal.

Ia menjelaskan, sebelum penemuan bayi itu ramai diketahui warga, ibu bayi terlebih dahulu menjalani penanganan medis di rumah sakit wilayah Kabupaten Bangkalan akibat mengalami pendarahan usai melahirkan.

Kepala Puskesmas Tambelangan, dr. Bustanul Arifin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan identitas kependudukan, ibu bayi diketahui merupakan warga Kabupaten Bangkalan.

“Ibu bayi ditangani oleh Bidan Desa Durjan, Kecamatan Kokop, Bangkalan, karena mengalami pendarahan pascamelahirkan. Sedangkan bayinya sudah dibawa pihak kepolisian,” ujarnya.

Di tengah masyarakat, beredar dugaan bahwa bayi tersebut lahir dari hubungan di luar pernikahan. Namun hingga kini informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dipastikan kebenarannya.

Polres Sampang sendiri masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik dugaan penelantaran bayi tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kasi Humas Polres Sampang mengaku belum menerima laporan lengkap dari anggota di lapangan.

“Mohon waktunya karena laporan belum masuk,” singkatnya.

Hingga saat ini aparat kepolisian masih mengumpulkan sejumlah keterangan guna memastikan seluruh fakta dalam kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *