GRESIK, Tretan.News – Tradisi arak-arakan kambing di Kalitutup, Kelurahan Sukodono, Kecamatan Gresik, kembali digelar meriah menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Ratusan warga memadati jalan kampung untuk menyaksikan pawai hewan kurban yang berlangsung pada Selasa sore, 26 Mei 2026.
Kegiatan bertajuk Culture and Tradition Eid Adha 2026 itu menjadi salah satu tradisi tahunan masyarakat Gresik dalam menyambut Hari Raya Kurban. Tahun ini, suasana acara terlihat lebih semarak dibanding tahun sebelumnya.
Tercatat hampir 350 kambing dan domba didaftarkan untuk mengikuti arak-arakan. Berbagai jenis hewan kurban tersebut dihias unik oleh pemiliknya sebelum diarak mengelilingi kampung sejauh kurang lebih 1 kilometer dengan rute memutar.

Beragam kostum menarik dikenakan hewan-hewan tersebut. Mulai dari kopiah, kacamata, seragam sekolah, hingga aksesoris kekinian yang menarik perhatian pengunjung. Penampilan unik itu membuat masyarakat antusias mengabadikan momen menggunakan ponsel mereka.
Tradisi arak-arakan kambing di Gresik ini rutin digelar setiap H-1 menjelang Hari Raya Iduladha. Selain menjadi bentuk suka cita menyambut hari besar keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat kebersamaan warga.
Salah satu tokoh masyarakat, H Zainal, mengatakan tradisi tersebut dilakukan untuk menumbuhkan semangat masyarakat dalam menyambut Hari Raya Kurban.
“Melalui arak-arakan ini, kami berharap hewan kurban selalu sehat dan tradisi ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana promosi sektor peternakan lokal sekaligus edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga tradisi budaya daerah.
“Melalui kreativitas masyarakat, kita bisa lihat bagaimana tradisi mampu menjadi penggerak ekonomi,” tuturnya.
Tradisi arak-arakan kambing di Kalitutup kini menjadi daya tarik budaya tersendiri di Kabupaten Gresik. Ribuan warga terlihat memadati area acara hingga malam hari untuk menikmati suasana perayaan Iduladha yang penuh warna dan kebersamaan.







