Komitmen Lawan Narkoba, Desa Randupitu Tuai Penghargaan BNN Jatim

Berita, Tokoh62 Dilihat

PASURUAN, tretan.news — Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur sebagai Desa Bersinar (Bersih Narkoba).

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen dan konsistensi desa dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan narkotika di tingkat akar rumput.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Akselerasi Asta Cita melalui Launching Jatim Bersinar, yang digelar bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), pada Jumat, 13 Februari 2026, bertempat di Gedung Balai Pemuda, Jalan Gubernur Suryo No. 15, Kota Surabaya.

Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Brigjen Pol. Drs. Wisnu Chandra, menegaskan bahwa desa memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam membentengi masyarakat dari bahaya narkoba.

“Program Jatim Bersinar membutuhkan komitmen nyata dari pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat. Desa adalah ujung tombak dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bahaya narkoba,” tegasnya.

Penetapan Desa Randupitu sebagai Desa Bersinar merupakan bentuk apresiasi atas berbagai langkah konkret yang telah dijalankan pemerintah desa bersama masyarakat, mulai dari edukasi, sosialisasi, hingga penguatan peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif mendukung program tersebut.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Desa Randupitu. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program Jatim Bersinar dan menjadikan desa kami sebagai lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Fuad menegaskan, keberhasilan pencegahan narkoba di tingkat desa tidak dapat dilepaskan dari sinergi yang kuat antara pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta partisipasi aktif warga.

“Kami percaya pencegahan harus dimulai dari tingkat paling bawah, yaitu keluarga dan lingkungan desa. Melalui edukasi, sosialisasi, dan penguatan ketahanan masyarakat, kami optimistis Desa Randupitu dapat menjadi contoh Desa Bersinar di Kabupaten Pasuruan,” tambahnya.

Prestasi ini semakin membanggakan karena Desa Randupitu berhasil masuk dalam 10 besar Desa Bersinar tingkat Provinsi Jawa Timur, menempatkannya sebagai salah satu desa percontohan dalam upaya pencegahan narkoba berbasis masyarakat.

Kegiatan Launching Jatim Bersinar tersebut turut dihadiri oleh sejumlah kepala desa dan lurah dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, di antaranya perwakilan dari Kota Surabaya, Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Blitar, Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Banyuwangi, Pasuruan, Mojokerto, Lumajang, Gresik, Tuban, Trenggalek, Sidoarjo, Bojonegoro, hingga Sumenep.

Melalui program Akselerasi Asta Cita, BNN bersama Kemendes PDT berharap peran desa semakin kuat sebagai benteng utama dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan, sehat, dan berdaya saing.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Desa Randupitu menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari gerakan kolektif mewujudkan Jawa Timur Bersih dari Narkoba (Bersinar) serta masyarakat desa yang tangguh secara sosial dan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *