HKTI Kabupaten Malang Kukuhkan Pengurus PAC di 33 Kecamatan

Berita, Sosial113 Dilihat

MALANG, Tretan.News, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Malang periode 2025 – 2030 telah mengukuhkan Sekitar 1.000 Pengurus Anak Cabang (PAC) yang ada di 33 Kecamatan.

Pengukuhan tersebut digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, jalan Agus Salim no.7, Kota Malang.

Dikukuhkannya ribuan PAC tersebut guna memperkuat organisasi tani sekaligus menunjukkan komitmen mewujudkan kedaulatan pangan dari tingkat desa.

Selain itu, pengukuhan tersebut diwarnai penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan PT Regenerasi Kehidupan Nusantara sebagai produsen pupuk Regen yang di saksikan langsung oleh Ketua DPD HKTI Jatim H. M. Arum Sabil, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang KH. Misno Fadlol Hijja.

Ketua DPD HKTI Jatim H. M. Arum Sabil berharap pelantikan ini bisa mengembangkan pertanian menjadi lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Malang.

“Dengan pelantikan ini bisa memberikan kehidupan baik bagi petani, dan bisa membawa pertanian menjadi lebih baik ke depannya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang, H Makhrus Sholeh mengatakan, pelantikan tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan upaya membangun peradaban pertanian yang berakar kuat dari petani.

“Melantik 33 PAC ini, kita ingin membuat peradaban. Benihnya adalah petani, batangannya organisasi. Dari situlah kedaulatan bangsa, khususnya dari Kabupaten Malang, bisa tercipta,” katanya.

Makhrus menerangkan, HKTI Kabupaten Malang telah menjalankan sejumlah program unggulan yang sejalan dengan agenda nasional swasembada pangan. Salah satunya adalah tanam dan panen padi unggul yang dilaksanakan pada 7 Januari lalu dan diikuti secara daring melalui Zoom bersama Presiden RI.

“Program tanam dan panen padi unggul sudah kita laksanakan sebagai bagian dari program swasembada pangan nasional,” terangnya.

Selain padi, HKTI Kabupaten Malang juga menginisiasi program penanaman benih durian unggul. Setiap PAC direncanakan akan mendapatkan bibit durian sebagai bagian dari pengembangan komoditas unggulan daerah.

“Durian di Kabupaten Malang kita jadikan prioritas unggulan. Kita bina ranting HKTI bekerja sama dengan warga yang memiliki lahan untuk ditanami durian,” lanjut Makhrus.

Tidak hanya durian, pengembangan juga diarahkan pada komoditas hortikultura lainnya seperti alpukat, kelengkeng, dan salak, yang diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus menyokong Program Makan Bergizi (MBG).

Menurut Makhrus, langkah ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten Malang, tetapi juga memiliki visi jangka panjang untuk menjangkau wilayah yang lebih luas.

“Harapannya tidak hanya di Kabupaten Malang. Kita bertekad bisa memenuhi kebutuhan pangan di Jawa Timur, bahkan hingga luar Jawa,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Makhrus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penguatan HKTI, termasuk jajaran pemerintah daerah dan para pengurus PAC di Malang Raya.

“Saya bangga kepada Abah Arum, kepala dinas, seluruh hadirin undangan, dan yang paling utama teman-teman PAC HKTI di Malang Raya,” Pungkas Makhrus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *