SAMPANG | Tretan.news — Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah milik seorang lansia di Dusun Kanjer Tengah, Desa Kanjer, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Rabu (13/5/2026) pagi. Kobaran api yang muncul sekitar pukul 08.30 WIB dengan cepat membesar lantaran sebagian besar bangunan rumah berbahan kayu.
Peristiwa tersebut sontak membuat warga sekitar panik. Teriakan meminta pertolongan terdengar dari sekitar lokasi hingga warga berhamburan keluar rumah untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Kasihumas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa rumah yang terbakar diketahui milik Marwi (95). Api diduga pertama kali muncul dari salah satu bagian rumah sebelum akhirnya merembet dan melalap seluruh bangunan.
“Api cepat membesar karena konstruksi rumah didominasi material kayu sehingga kobaran sulit dikendalikan warga,” ujar AKP Eko Puji Waluyo.
Salah seorang saksi mata, Mat Hasan (56), mengaku melihat api sudah dalam kondisi besar saat dirinya keluar rumah setelah mendengar kepanikan warga.
“Begitu keluar rumah, kobaran api sudah tinggi. Hampir seluruh bangunan rumah Pak Marwi terbakar,” tuturnya.

Warga yang khawatir korban masih berada di dalam rumah sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun setelah dicek, diketahui Marwi sedang berada di rumah anaknya yang masih berada di dusun yang sama untuk menjenguk cucunya.
Keterangan tersebut juga dibenarkan oleh saksi lain, Mohammad Jayanto (54), yang menyebut korban sejak pagi meninggalkan rumah sehingga rumah dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi.
“Korban sedang berada di rumah keluarganya, jadi saat kejadian tidak ada orang di dalam rumah,” ungkapnya.
Sekitar pukul 09.30 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Petugas berjibaku menjinakkan api yang masih menyala terutama di bagian dapur agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Berdasarkan hasil sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik. Meski demikian, aparat kepolisian bersama petugas terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Akibat insiden itu, dua bangunan rumah beserta sejumlah perabotan rumah tangga dilaporkan hangus terbakar. Kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.







