SAMPANG | Tretan.news – Guna memastikan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar, Satgas Pangan Polres Sampang melakukan inspeksi langsung ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polagan II, Selasa pagi (19/5/2026).
Pemeriksaan yang berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB hingga 07.45 WIB itu difokuskan pada kesiapan bahan baku, kebersihan area pengolahan makanan, hingga proses distribusi makanan kepada ribuan penerima manfaat di Kabupaten Sampang.
Dalam pengecekan tersebut, petugas menemukan stok bahan pangan utama dalam kondisi aman dan mencukupi. Persediaan beras premium tercatat masih tersedia sebanyak 10 karung di gudang penyimpanan, yang diperkirakan cukup untuk kebutuhan lebih dari sepekan. Jenis beras yang digunakan juga dinilai telah memenuhi standar program MBG.
Tak hanya itu, stok lauk hewani seperti ayam dan telur masih aman untuk pelayanan dua hari ke depan. Sementara bahan pangan nabati berupa tahu dan tempe terlihat segar dan siap diolah. Sayuran seperti wortel dan buncis juga tersedia lengkap bersama kebutuhan dapur lainnya, termasuk minyak goreng dan bumbu masakan.
Petugas turut memastikan fasilitas penunjang dalam kondisi layak. Ketersediaan air bersih dinilai memadai dengan dukungan tangki penyimpanan air yang layak digunakan. Seluruh bahan makanan juga tersusun rapi di ruang penyimpanan yang bersih.
Dari sisi sanitasi, kondisi dapur mendapat perhatian khusus dalam pengecekan tersebut. Lantai, meja pengolahan, hingga wastafel dipastikan bersih. Petugas juga tidak menemukan adanya hama seperti tikus, kecoa maupun lalat yang berpotensi mengganggu kebersihan makanan.
Peralatan memasak mulai dari panci, wajan hingga pisau dalam kondisi higienis dan layak pakai. Setelah dimasak, makanan langsung ditempatkan ke dalam wadah stenlis tertutup guna menjaga kualitas saat proses distribusi berlangsung.

Kendaraan pengangkut makanan juga dipastikan bersih dan tertutup rapat. Para pekerja dapur tampak menggunakan perlengkapan pelindung diri seperti sarung tangan, celemek, dan penutup kepala selama proses memasak berlangsung. Selain itu, dokumen pendukung seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) juga tersedia lengkap.
Pengelola SPPG Polagan II, Abd Hamid, menjelaskan bahwa setiap hari pihaknya melayani sekitar 2.200 penerima manfaat. Ia menyebut selama sepekan terakhir distribusi bahan pangan tidak mengalami hambatan karena seluruh kebutuhan dipasok dari pedagang lokal.
“Seluruh petugas dapur juga sudah mendapatkan pelatihan higiene pangan agar kualitas makanan tetap terjaga,” ujarnya.
Menariknya, sisa makanan dari program MBG tidak dibuang begitu saja. Limbah makanan dimanfaatkan warga sekitar sebagai pakan ternak ayam dan sapi.
Program tersebut juga dinilai memberi dampak sosial positif. Selain disambut antusias para pelajar penerima manfaat, dapur MBG Polagan II turut membuka lapangan pekerjaan bagi 25 warga sekitar yang dilibatkan sebagai tenaga dapur.
Kasat Reskrim Polres Sampang memberikan apresiasi terhadap pengelolaan SPPG Polagan II yang dinilai mampu menjaga kualitas pelayanan dan kebersihan secara konsisten.
“Kami akan terus melakukan monitoring rutin di seluruh SPPG di Kabupaten Sampang agar program ini benar-benar berjalan sesuai standar. Ketersediaan bahan aman, kebersihan terjaga, dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap perwakilan Satreskrim Polres Sampang.
Polres Sampang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program MBG agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah di Kabupaten Sampang.







