Pria di Bangkalan Dibacok Dua Pemuda, Diduga Salah Sasaran Perkara Beli HP

BANGKALAN, TRETAN.news – Aksi kekerasan berdarah terjadi di Desa Bringen, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

Dua pemuda bersenjata tajam menyerang seorang pria bernama Amin pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Peristiwa ini bermula ketika korban sedang berada di sebuah konter handphone (HP). Secara tiba-tiba, dua pemuda menghampiri dan menuduh Amin belum membayar HP yang ia beli.

Amin yang merasa tidak pernah membeli barang tersebut langsung membantah tuduhan para pelaku.

Cekcok mulut antar-ketiganya pun tidak terhindarkan.

Dalam situasi memanas, salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan membacok korban. Setelah melukai korban, kedua pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat serangan tersebut, korban menderita luka sayatan serius pada bagian lengan kiri hingga punggung.

Warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Sukolilo untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Dugaan Salah Sasaran

Insiden yang terjadi pada siang bolong ini mengejutkan warga sekitar. Beberapa saksi mata di lokasi menduga para pelaku salah sasaran saat melakukan penyerangan.

Salah seorang saksi mata yang enggan menyebutkan namanya menjelaskan kronologi awal yang memicu pembacokan tersebut.

“Amin yang berada di salah satu konter, tiba-tiba dihampiri dua pemuda yang menuduhnya tidak bayar HP yang dibelinya.

Amin terkejut dengan tuduhan tersebut karena dirinya tidak pernah merasa beli atau tidak bayar.

Cekcok pun terjadi dan pelaku langsung mengeluarkan celurit dan membacoknya. Habis itu pelaku melarikan diri,” ungkap saksi tersebut.

Saksi mata lainnya mengonfirmasi kepanikan warga saat melihat korban sudah dalam kondisi bersimbah darah.

“Kejadiannya sekitar tengah hari. Warga mengetahui ada seorang pria yang mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis. Situasi saat itu cukup membuat warga sekitar terkejut,” ujarnya.

Warga berharap pihak berwenang segera menangkap pelaku untuk mengungkap kebenaran di balik dugaan salah sasaran ini.

“Kami berharap persoalan ini segera ditangani oleh pihak berwenang. Untuk penyebab dan bagaimana kejadian sebenarnya, kami belum mengetahui secara pasti,” tambah warga lainnya.

Polisi Buru Pelaku

Pihak Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan telah membenarkan terjadinya peristiwa pembacokan ini. Saat ini, kepolisian masih menyelidiki motif utama dan menyusun kronologi lengkap berdasarkan keterangan para saksi.

Hingga berita ini diturunkan, polisi telah mengantongi identitas kedua pelaku pembacokan. Petugas di lapangan kini tengah melakukan pengejaran untuk menangkap para tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *