Usai Polemik Panjang, Dua Perangkat Desa Karangrejo Resmi Dilantik

PASURUAN, TRETAN.news – Dua perangkat Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan resmi dilantik pada Kamis (5/11/2026). Pelantikan ini mengakhiri rentetan polemik yang sempat terjadi.

Mereka adalah Muchammad Farid sebagai Kepala Wilayah (Kawil) Karangbangkal dan Wawan Indrawanto sebagai Kawil Kuwung.

Kepolisian menerjunkan 23 personel gabungan untuk mengawal ketat jalannya acara. Pengamanan ini bertujuan memastikan prosesi di Balai Desa Karangrejo berjalan aman.

Sebelumnya, tahapan penjaringan dan penyaringan perangkat desa ini sempat memanas. Konflik bahkan mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Pasuruan.

Dinamika politik tingkat desa tersebut juga memicu pengunduran diri Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karangrejo.

Harapan dan Pengabdian

Camat Gempol Hadi Mulyono menghadiri langsung prosesi pelantikan tersebut. Turut hadir pula perwakilan dari Polsek dan Koramil Gempol.

Hadi meminta semua pihak mengambil pelajaran penting dari dinamika yang telah terjadi. Terutama dalam membangun komunikasi yang baik.

“Segala dinamika selama prosesi penjaringan dan penyaringan perangkat ini menjadi pembelajaran bersama, termasuk belajar komunikasi,” ujarnya.

Hadi mengajak masyarakat kembali bersatu memajukan Desa Karangrejo. Ia menegaskan jabatan Kawil murni merupakan wujud pengabdian masyarakat.

“Saya tahu yang jadi kawil ini demi pengabdian. Salah satu kawil ini secara ekonomi sudah cukup,” imbuh Hadi.

Dinamika Demokrasi Desa

Kepala Desa Karangrejo M. Su’ud bersyukur proses pelantikan akhirnya tuntas. Ia memandang rentetan konflik sebelumnya sebagai bagian dari proses demokrasi.

“Alhamdulillah akhirnya kita bisa sampai di momen pelantikan. Kalau kemarin-kemarin ada sedikit masalah, ya wajar, namanya juga demokrasi,” katanya.

Su’ud mengingatkan kedua Kawil baru agar bekerja penuh disiplin. Mereka wajib mendeteksi dan mencegah potensi perpecahan masyarakat sejak dini.

“Harus bisa mengantisipasi segala kemungkinan perpecahan di dusun sebelum dibawa ke kades,” tegasnya.

Sementara itu, Kawil Kuwung Wawan Indrawanto merasa bersyukur berhasil melewati tahapan seleksi. Ia menyatakan kesiapannya melayani warga setempat.

“Alhamdulillah lega rasanya. Enggak ada persiapan khusus buat menjadi kawil. Yang terpenting berbuat yang terbaik untuk masyarakat Kuwung,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *