Akses Darurat Pasar Tanjung Tertutup, Bupati Jember Janjikan Solusi dalam Sepekan

Investigasi27 Dilihat

JEMBER, TRETAN.news — Warga kawasan Pasar Tanjung Jember mengeluhkan kesemrawutan lalu lintas yang menghambat akses darurat kendaraan ambulans dan operasional PLN.

​Menanggapi krisis tersebut, Bupati Jember Gus Fawait berjanji menata ulang kawasan pasar dalam tenggat waktu satu pekan.

​”Kalau saya ngomong beres beres beres, carpak (bohong)!” tegas Fawait saat menemui pedagang dan warga, Rabu (16/9/2026).

​Fawait menargetkan perumusan solusi konkret bersama perwakilan warga dan pedagang terlaksana segera di Pendopo Kabupaten Jember.

​”Kasih waktu saya seminggu, saya yang akan mengundang panjenengan ke pendopo,” ujar Fawait menjanjikan skenario penanganan masalah ini.

Keluhan Warga Kulon Pasar

​Forum Warga Kulon Pasar menyebut lapak pedagang di bahu Jalan Samahudi memicu disfungsi jalan dan kemacetan parah setiap hari.

​Akibatnya, kendaraan darurat seperti ambulans kerap kesulitan melintas atau mencari lahan parkir saat warga butuh bantuan medis mendesak.

​Warga juga mengeluhkan bau pesing setiap pagi akibat minimnya fasilitas toilet yang layak bagi para pedagang jalanan.

​Pemilik toko sekitar bahkan harus rutin membersihkan area depan bangunan mereka secara mandiri menggunakan cairan pembersih lantai.

​Kendaraan pribadi warga sering terserempet pikap pedagang. Beberapa oknum juga kerap menggembosi ban kendaraan warga secara diam-diam.

​Kondisi jalan yang semrawut sangat menyulitkan mobilitas harian warga sekitar, termasuk saat mereka hendak mengantar anak berangkat sekolah.

Usulan Rekayasa Lalu Lintas

​Warga lantas mengusulkan agar pemerintah mengembalikan arus lalu lintas Jalan Samahudi menjadi satu arah dari Selatan ke Utara.

​Rekayasa ini dinilai ampuh mengurai kemacetan sekaligus menghidupkan kembali perputaran ekonomi Pasar Tanjung seperti kondisi sepuluh tahun lalu.

Kontributor: Faizin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *