SAMPANG, TRETAN.news — Operasi pencarian Sana Buk Sidah (71) resmi berakhir. Tim gabungan menemukan lansia asal Kabupaten Sampang ini dalam kondisi meninggal dunia.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang misterius sejak Minggu (13/9/2026). Tim mengevakuasi dan menyerahkan jenazah warga Kecamatan Jrengik ini kepada pihak keluarga.
Apresiasi dan Pemakaman
Mewakili keluarga, Achmad Sadek menyampaikan apresiasi mendalam. Putra almarhumah ini berterima kasih atas kerja keras seluruh tim pencari.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD Sampang, Tim SAR, Kepolisian, Koramil, Muspika, serta warga desa,” ungkap Sadek. Kamis 17/09/2026.
Sadek menuturkan pihak keluarga sangat kehilangan. Namun, mereka telah ikhlas menerima kejadian ini sebagai suratan takdir.
Pihak berwenang telah merampungkan proses administrasi dan pemeriksaan medis. Keluarga kemudian langsung memandikan dan menyalatkan almarhumah.
Warga setempat mengebumikan almarhumah di tempat pemakaman umum (TPU) desa pada hari yang sama.
Sempat Lacak Jejak
Kabar duka ini menyudahi operasi pencarian masif. Petugas gabungan sebelumnya mengerahkan penyisiran darat, sungai, hingga udara menggunakan drone.
Sebelum penemuan jasad, keluarga korban sempat menemukan jejak kaki. Mereka juga menemukan sarung merah milik korban di area tambak.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Muhammad Hosin, sempat memperluas radius pencarian. Namun, upaya maksimal tim berujung duka.
Kasus bermula saat warga melihat korban berjalan menuju persawahan arah Desa Pendeh. Korban terakhir kali memakai baju kuning.
Penemuan jenazah ini resmi menutup operasi SAR gabungan yang melibatkan kepolisian, TNI, BPBD, relawan, hingga warga sipil.







