SUMENEP, Tretan.News – Dekan Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Lailiy Kurnia Ilahi, S.Pd., M.Pd., menjalankan berbagai kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Kegiatan tersebut mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan jejaring akademik hingga tingkat internasional.
Lailiy Kurnia Ilahi yang akrab disapa Lely mengintegrasikan unsur Tridharma Perguruan Tinggi dalam pengembangan FBA UNIBA Madura.
Di bawah kepemimpinannya, FBA UNIBA Madura memperkuat Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris melalui berbagai kegiatan akademik.
FBA UNIBA Madura juga mengembangkan wawasan global civitas akademika melalui program International Internship dan pengiriman mahasiswa ke luar negeri. Thailand menjadi salah satu negara tujuan dalam kegiatan tersebut.
Lely juga mendampingi karya akademik mahasiswa UNIBA Madura hingga menembus forum ilmiah internasional. Salah satunya melalui International Conference on English Language Teaching (INELTAL).
Di bidang penelitian, Lely menerbitkan artikel ilmiah mengenai metode pembelajaran bahasa Inggris. Riset tersebut antara lain membahas Picture Word Inductive Model dan alih kode dalam pembelajaran dasar.
Ia juga terlibat dalam riset hibah penelitian dan pengabdian dosen. Hal tersebut, menurut Lely, menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi.
“Pendidikan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai ruang transfer pengetahuan, tetapi juga wadah untuk membangun pengalaman, kolaborasi, dan kontribusi nyata,” ujar Lely dalam rilis yang diterima media ini, Senin (31/8/2026).
Pengabdian di Panti Asuhan
Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat (PkM), Lely berkolaborasi dengan dosen dan mahasiswa dalam sejumlah kegiatan. Salah satu kegiatan berlangsung di Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep.
Kegiatan tersebut menggunakan pendekatan komunikatif melalui role-play, permainan bahasa, storytelling, dan lagu. Pendekatan tersebut meningkatkan keberanian anak-anak panti dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
Hasil dari kegiatan tersebut kemudian didiseminasikan melalui artikel ilmiah mengenai peningkatan kemampuan berbicara bahasa Inggris anak panti.
Artikel tersebut berjudul “Peningkatan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Anak Panti Asuhan Melalui Kegiatan Komunikatif dan Menyenangkan: Program pengabdian di Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep.”
PkM Internasional di Thailand
Tidak berhenti pada pengabdian di tingkat lokal, kegiatan pengabdian Lely juga mencakup program internasional di Thailand. Ia bekerja sama dengan Universitas ’Aisyiyah (UNISA) Bandung dan Universitas Muhammadiyah OKU Timur dalam program tersebut.
Dalam program tersebut, Lely memimpin kegiatan PkM internasional dengan fokus riset kebutuhan bahasa Inggris bidang pariwisata. Riset tersebut menyasar siswa SMA di Thailand melalui studi survei mata pelajaran English for Tourism.
Kolaborasi melalui Teaching Series
Selain melalui kegiatan pengabdian, Lely juga memperluas jejaring profesional melalui English Studies Association in Indonesia (ESAI). Salah satu bentuk keterlibatannya diwujudkan melalui program Teaching Series.
Program tersebut menghadirkan dosen dari berbagai perguruan tinggi mitra untuk mengajar secara bergantian pada mata kuliah tertentu. Melalui kegiatan itu, mahasiswa memperoleh perspektif ilmu dari dosen perguruan tinggi mitra.
Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi para dosen untuk berbagi pengetahuan dan melakukan benchmarking metode pembelajaran.
Lely menegaskan bahwa kolaborasi antarlembaga tidak semestinya berhenti pada dokumen kesepahaman atau MoU. Menurutnya, kerja sama perlu diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan dampak kepada mahasiswa dan masyarakat.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di FBA UNIBA Madura. Kegiatan itu mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kolaborasi akademik pada tingkat lokal, nasional, dan internasional. (*)








