Ledakan Keras di PT Smelting Gresik Bikin Warga Panik

Investigasi68 Dilihat

GRESIK, TRETAN.news – Ledakan keras mengguncang kawasan industri PT Smelting di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Insiden ini terjadi pada Sabtu (8/8/2026) dini hari.

​Suara dentuman tersebut terdengar berulang kali mulai pukul 00.15 WIB. Getaran dan kepulan asap hitam juga terlihat membumbung dari area pabrik.

Warga Sekitar Panik

​Zahid Khan, warga Desa Roomo, bersama puluhan warga langsung mendatangi kawasan pabrik. Mereka mencari sumber suara dan kepulan asap hitam tersebut.

​”Saya mencatat terjadi sekitar pukul 00.15 sampai 00.19. Durasinya 4 menit,” kata Zahid.

​”Ledakan terjadi beberapa kali disertai dengan getaran dan asap yang membumbung tinggi,” tambahnya.

​Warga tidak sekadar mencari sumber suara. Mereka ingin memastikan potensi paparan gas berbahaya bagi permukiman di sekitar kawasan industri.

​”Untuk sementara belum ada laporan korban dari warga yang terdampak akibat suara ledakan keras tersebut,” ujar Zahid.

​Warga setempat saat ini masih menunggu klarifikasi resmi dari manajemen pabrik terkait insiden tersebut.

Penjelasan Polisi

​Pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi PT Smelting untuk melakukan pengecekan. Informasi awal menunjukkan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

​Kapolsek Manyar Iptu Ghifari melalui Aiptu Ganang Marista mengonfirmasi hal tersebut. Kepolisian terus berkoordinasi guna mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.

​”Belum ditemukan korban jiwa. Kami masih melakukan koordinasi lebih lanjut,” tegas Ganang.

​Polisi menduga ledakan berasal dari tumpahan leburan logam panas. Material tersebut diduga kuat masuk ke dalam sistem pendingin air pabrik.

​Kontak antara material panas dengan air memicu tekanan udara yang tinggi. Reaksi inilah yang menghasilkan suara dentuman mirip ledakan.

​”Informasinya leburan logam panas tumpah ke pendingin air. Sehingga terjadi suara seperti ledakan,” jelas Ganang.

​”Sedangkan asap yang timbul diakibatkan uap air yang muncul,” tambahnya melengkapi.

​Hingga berita ini terbit, manajemen PT Smelting belum merilis keterangan resmi. Mereka belum menjelaskan jenis material, volume tumpahan, maupun potensi bahayanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *