MALANG, Tretan.News – Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) mulai memperluas ekosistem pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui kolaborasi dengan LPK Cipta Kriya Wiyasa (CKW). Kerja sama tersebut ditandai dengan penyelenggaraan workshop Google NotebookLM dan Sertifikasi Gemini AI di Malang Creative Center (MCC), Jumat (10/7/2026).
Berbeda dari pelatihan AI pada umumnya, kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan teknologi AI generatif, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia pendidikan, industri, hingga profesi kreatif.
Workshop diikuti oleh jurnalis, mahasiswa, dosen, guru, profesional, pelaku industri kreatif, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan kompetensi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Pendiri Malang Autism Center (MAC) sekaligus LPK Cipta Kriya Wiyasa, Mohammad Cahyadi, mengatakan kolaborasi dengan ISTTS merupakan langkah awal membangun ekosistem pelatihan berbasis teknologi yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja saat ini.
“Kolaborasi dengan ISTTS menjadi langkah awal menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan digital dan siap menghadapi perubahan teknologi,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta dikenalkan dengan berbagai fitur Google NotebookLM, mulai dari merangkum dokumen, mengolah referensi, menganalisis informasi, hingga membantu menyusun ide dan materi secara lebih cepat menggunakan teknologi AI.
Tak hanya itu, peserta juga mengikuti Sertifikasi Gemini AI sebagai bentuk pengakuan terhadap kemampuan dasar dalam memanfaatkan teknologi AI generatif yang kini mulai banyak diterapkan di berbagai sektor pekerjaan.
Materi disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Ir. Esther Irawati Setiawan, S.Kom., M.Kom., Head of Department ISTTS yang juga menyandang predikat Google Developer Expert in Machine Learning & Google Cloud serta NVIDIA Deep Learning Instructor.
Menurut Cahyadi, kerja sama tersebut akan terus dikembangkan melalui berbagai program pelatihan lain yang menyesuaikan kebutuhan industri digital.
Ia menjelaskan, selama ini LPK CKW telah menyelenggarakan pelatihan di bidang digital media, musik, food and beverage, hingga layanan. Kini, kecerdasan buatan menjadi fokus baru untuk meningkatkan daya saing peserta di dunia kerja.
Sementara itu, ISTTS terus memperkuat posisinya sebagai AI Campus dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dalam sistem pembelajaran. Kampus tersebut juga telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah perusahaan teknologi global seperti Google, Microsoft, AWS Academy, NVIDIA Deep Learning, dan Alibaba.
Melalui sinergi ini, ISTTS dan LPK Cipta Kriya Wiyasa berkomitmen menghadirkan lebih banyak workshop, pelatihan, dan program sertifikasi berbasis AI guna mempercepat lahirnya sumber daya manusia Indonesia yang siap menghadapi transformasi digital.







