SAMPANG | Tretan.news – Pemerintah Desa (Pemdes) Pajeruan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, kembali menyalurkan Bantuan Pangan (Bapang) alokasi Februari-Maret 2026 kepada masyarakat. Pendistribusian tahap kedua yang dipusatkan di Kantor Desa Pajeruan pada Kamis (18/6/2026) berlangsung tertib dan mendapat apresiasi dari warga penerima manfaat.
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Pajeruan, Muhammad Sholihin yang disaksikan langsung oleh bhabinkamtibmas, Sutikno dan sejumlah tokoh masyarakat desa, Bantuan yang disalurkan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng kepada ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di sejumlah dusun di Desa Pajeruan.
Total sebanyak 2.522 KPM tercatat menerima bantuan pangan pemerintah tersebut. Untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tidak menimbulkan penumpukan warga, Pemdes Pajeruan membagi pelaksanaan penyaluran menjadi dua tahap dan dua lokasi berbeda.
Pada tahap kedua yang berlangsung di Kantor Desa Pajeruan, masyarakat dari beberapa dusun yang telah dijadwalkan hadir sejak pagi hari untuk mengambil bantuan dengan membawa dokumen persyaratan yang telah ditentukan seperti e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) Asli. Petugas desa tampak sigap melayani warga sehingga proses distribusi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pj Kepala Desa Pajeruan, Muhammad Sholihin, mengatakan bahwa pola distribusi yang diterapkan merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk memberikan pelayanan yang lebih efektif dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
Menurutnya, pembagian lokasi dan jadwal penyaluran dilakukan demi memberikan kenyamanan kepada warga sekaligus menghindari terjadinya kerumunan saat proses pembagian bantuan berlangsung.
“Yang terpenting bukan siapa yang memimpin, tetapi bagaimana pelayanan dapat dirasakan masyarakat secara mudah, merata, dan menjangkau seluruh penerima manfaat. Karena itu kami membagi pelaksanaan distribusi menjadi dua tahap agar masyarakat lebih nyaman dan proses penyaluran berjalan lancar,” ujar Sholihin.
Ia menambahkan, bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat, khususnya di tengah harga sejumlah kebutuhan pokok yang masih relatif tinggi.
“Total ada 2.522 KPM yang menerima bantuan. Kami berupaya memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. Semoga bantuan beras dan minyak goreng ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Pelaksanaan pendistribusian bantuan pangan di Kantor Desa Pajeruan juga mendapat tanggapan positif dari pengawas bantuan pangan (Bapang), Juweiriyah. Ia menilai pelayanan yang diberikan Pemerintah Desa Pajeruan semakin baik, cepat, dan mampu memudahkan masyarakat dalam memperoleh haknya sebagai penerima bantuan.

Juweiriyah menjelaskan bahwa sejak awal proses penyaluran bantuan, dirinya melakukan pengawasan secara ketat terhadap distribusi beras dan minyak goreng. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jumlah bantuan yang dikirim ke lokasi tujuan sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan.
Ia juga mengaku terus memantau dan mengawasi proses pendistribusian bantuan sejak hari sebelumnya hingga pagi hari pelaksanaan. Pengawasan itu dilakukan guna memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak dan tepat sasaran.
“Sejak kemarin hingga hari ini, pukul 07.00 WIB, saya sudah berada di lokasi. Masyarakat terlihat sangat antusias untuk menerima bantuan yang disalurkan,” ujarnya.
Juweiriyah berharap pemerintah desa dan masyarakat dapat bersama-sama mendukung kelancaran penyaluran bantuan agar sesuai dengan prosedur dan data penerima yang telah ditetapkan.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.
Keberhasilan pendistribusian Bapang tersebut menjadi bukti komitmen Pemdes Pajeruan dalam menghadirkan pelayanan yang dekat dengan masyarakat serta memastikan program bantuan pemerintah dapat diterima warga secara maksimal, tertib, dan tepat sasaran.







