Haul Mbah Sapu Logo Pasuruan Gelar Kirab Ancak dan Tumpengan

Berita849 Dilihat

PASURUAN, TRETAN.news – Warga Dusun Bangkok, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan menggelar tradisi Ruwat Dusun dan Haul Mbah Sapu Logo dalam rangka memperingati 1 Muharam 1448 Hijriah atau 1 Suro, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di pelataran Makam Mbah Sapu Logo tersebut diikuti warga dan tamu undangan dari berbagai wilayah desa.

Rangkaian acara diisi dengan tradisi tumpengan, kirab ancak, serta rebutan ancak.

Ketua Paguyuban Mbah Sapu Logo, Kariyono (57), mengatakan kegiatan tersebut merupakan tradisi yang telah berlangsung sejak lama dan terus dikembangkan oleh masyarakat.

“Kalau waktu saya kecil, tradisi bari’an itu sudah ada, tetapi belum seperti sekarang. Dulu belum ada paguyuban,” ujar Kariyono.

Menurut Kariyono, rangkaian haul diawali dengan kirab ancak dan tradisi bari’an.

Warga membawa tumpeng hasil bumi serta jajanan pasar yang kemudian diarak melewati empat dusun di wilayah Desa Karangrejo.

Ia menjelaskan, sejak sekitar 14 tahun terakhir Paguyuban Mbah Sapu Logo berupaya menjaga keberlangsungan tradisi tersebut agar tetap dikenal masyarakat.

Selain sebagai kegiatan keagamaan, haul tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi warga lintas usia dan wilayah.

Paguyuban setiap tahun menyelenggarakan sejumlah agenda, mulai dari khataman Al-Qur’an hingga kirab budaya yang dilanjutkan dengan rebutan ancak, tumpengan bersama, serta pagelaran wayang kulit.

Kariyono menyebut pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui swadaya masyarakat dan dukungan para dermawan dengan anggaran mencapai puluhan juta rupiah.

“Puncaknya nanti akan digelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk pada 27 Juni 2026,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan haul tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin hadir.

“Acara ini bukan hanya milik warga sini. Semua boleh datang. Mau berdoa silakan, mau menonton juga boleh. Inilah ciri khas haul kami,” pungkasnya.

Tradisi Haul Mbah Sapu Logo menjadi salah satu kegiatan budaya masyarakat Dusun Bangkok yang terus dipertahankan sebagai bagian dari warisan leluhur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *