Madura, tretan.news – Madura United FC resmi berpisah dengan dua pemainnya, Sandro dan Ahmad Nufiandani, sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi musim baru.
Meski melepas keduanya, manajemen Laskar Sape Kerrab menegaskan pintu klub tetap terbuka apabila suatu saat mereka ingin kembali memperkuat tim.
Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, mengatakan bahwa manajemen melepas Sandro karena pemain muda tersebut ingin mencari pengalaman dan tantangan baru dalam perjalanan kariernya.
“Sandro adalah pemain yang sangat berkualitas. Dia adalah pemain muda potensial. Kontribusinya cukup luar biasa bagi tim,” ujar Annisa dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Senin (15/6/2026).
Menurut perempuan yang akrab disapa Nisa itu, manajemen menghormati keputusan Sandro meski harus kehilangan salah satu talenta muda yang selama ini menjadi bagian penting skuad Madura United.
“Dia memang masih muda, dia pamit ingin mencari pengalaman yang lebih tinggi di luar sana. Kami hargai keputusannya, tapi kami juga tetap membuka pintu jika dia ingin pulang. Terima kasih, cong,” katanya.
Selain Sandro, Madura United juga memastikan berpisah dengan winger Ahmad Nufiandani. Manajemen menyampaikan apresiasi atas dedikasi serta kontribusi kedua pemain selama membela tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut.
“Selain Sandro, kami juga melepas Nufiandani. Sukses untuk kalian semua,” tutur Annisa.
Kepergian Sandro menjadi perhatian tersendiri bagi Madura United. Pemain muda tersebut menjadi salah satu talenta potensial yang mampu memberikan warna dalam permainan tim melalui kecepatan, kemampuan membaca ruang, dan penempatan posisi yang baik.
Dalam beberapa kesempatan, Sandro kerap menjadi opsi pemecah kebuntuan melalui pergerakan dari lini kedua maupun saat bergerak melebar untuk membuka ruang serangan. Sandro juga menunjukkan keunggulannya melalui kemampuannya melakukan tekanan sejak area pertahanan lawan.
Meski masih berusia muda, Sandro mampu mengambil keputusan dengan matang saat menguasai bola, baik ketika mengalirkan umpan maupun saat menuntaskan peluang di depan gawang lawan.
Perpisahan dengan dua pemain tersebut menjadi bagian dari dinamika penyusunan skuad Madura United menghadapi musim kompetisi mendatang.
Di sisi lain, Sandro memilih mencari pengalaman baru di luar Madura United sebagai langkah penting untuk mengembangkan kariernya sebagai pesepak bola profesional.
Manajemen pun memastikan hubungan baik dengan kedua pemain tetap terjaga. Madura United bahkan membuka peluang bagi Sandro maupun Nufiandani untuk kembali membela Laskar Sape Kerrab pada masa yang akan datang. (*)








