BANGKALAN, Tretan.News – BUPATI Bangkalan Lukman Hakim memaparkan capaian dan strategi pembangunan ekonomi daerah saat menjadi pengajar kolaborasi pada mata kuliah Strategi Pembangunan Ekonomi Daerah Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula D7 kampus setempat.
Dalam pemaparannya, Lukman Hakim menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bangkalan mengalami kenaikan sebesar 2,5 persen dalam kurun waktu satu tahun.
Menurutnya, pertumbuhan tersebut didorong oleh sejumlah strategi pembangunan berbasis potensi daerah, khususnya sektor pertanian, perikanan, dan kelautan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan menerapkan kebijakan “selamatkan lahannya dan pastikan pupuknya” sebagai langkah memperkuat sektor pertanian.
Selain menjaga keberlangsungan lahan produktif, pemerintah juga berupaya mempermudah sarana dan prasarana pertanian agar kesejahteraan petani semakin meningkat.
“Ketahanan pangan harus dimulai dari perlindungan lahan pertanian dan kemudahan akses sarana produksi bagi petani,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab Bangkalan juga terus mendukung pemasaran beras lokal. Saat ini tercatat sudah ada 14 merek beras lokal Bangkalan yang telah mengantongi izin edar resmi.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperluas pasar hasil pertanian masyarakat.
Di sektor perikanan, Pemkab Bangkalan mencanangkan program Bangkalan Mandiri Lele dengan target produksi mencapai 10,7 ton per hari.
Untuk mendukung target tersebut, pemerintah daerah berencana membangun 3.113 unit kolam baru, termasuk 183 unit yang tersebar di 17 kecamatan.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga terus melakukan perbaikan tata kelola sektor nelayan guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Melalui forum akademik tersebut, Lukman Hakim berharap pengalaman pembangunan daerah di Kabupaten Bangkalan dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus inspirasi bagi mahasiswa dalam memahami strategi pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.







