Berangkat Dari Keluhan Warga Mengemuka, Madas Sampng Datangi Puskesmas Tambelangan

Berita, Kesehatan96 Dilihat

SAMPANG | Tretan.news – Organisasi masyarakat (Ormas) Madura Asli (Madas) Daerah Anak Serumpun DPC Sampang mendatangi Puskesmas Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (12/5/2026) pagi. Kedatangan mereka untuk menindaklanjuti sejumlah keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di puskesmas setempat.

Audiensi tersebut dipimpin langsung Ketua Madas DPC Sampang, Umar Faruq, bersama jajaran pengurus DPAC Tambelangan dan beberapa DPAC lainnya. Mereka membawa sejumlah poin aduan masyarakat yang selama ini dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pihak puskesmas.

Setibanya di lokasi, rombongan Madas disambut langsung Kepala Puskesmas Tambelangan, dr. Bustanul Arifin, bersama sejumlah staf. Pertemuan berlangsung di aula Puskesmas Tambelangan dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.

Usai audiensi, Umar Faruq menjelaskan bahwa kedatangan pihaknya merupakan bentuk kepedulian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya setelah banyaknya laporan yang diterima dari warga melalui DPAC Madas Tambelangan.

“Kedatangan kami ke sini untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan buruknya pelayanan di Puskesmas Tambelangan,” ujar Umar Faruq.

Ia menyebut, beberapa poin yang menjadi sorotan di antaranya terkait sulitnya masyarakat memperoleh surat rujukan hingga adanya laporan mengenai pasien ibu hamil yang melahirkan namun disebut-sebut diminta biaya oleh pihak puskesmas.

“Setelah kami meminta klarifikasi, ternyata persoalan itu hanya miskomunikasi. Berkas administrasi sebenarnya bisa menyusul, bukan diminta membayar,” jelasnya.

Selain itu, Umar juga menyoroti sikap sebagian oknum tenaga kesehatan yang dinilai kurang humanis saat memberikan pelayanan kepada pasien.

“Masyarakat datang ke puskesmas ingin mendapatkan pelayanan yang baik dan nyaman. Jangan sampai pasien merasa tidak dihargai saat berobat,” katanya.

Pihaknya berharap audiensi tersebut dapat menjadi langkah awal perbaikan tata kelola pelayanan kesehatan di Puskesmas Tambelangan demi meningkatkan kenyamanan masyarakat.

“Semoga setelah ini ada perubahan yang lebih baik. Namun jika tidak ada perbaikan, kami akan datang kembali dengan massa yang lebih besar,” tegas Umar.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tambelangan, dr. Bustanul Arifin, mengapresiasi kedatangan Madas Sampang yang dinilainya sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan pelayanan kesehatan.

Berangkat Dari Keluhan Warga Mengemuka, Madas Sampng Datangi Puskesmas Tambelangan

“Kami berterima kasih atas masukan dan saran dari Madas. Semua catatan yang disampaikan akan segera kami tindak lanjuti demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkap dr. Bustanul Arifin.

Terkait keluhan mengenai sikap petugas yang dianggap kurang humanis, ia mengaku telah berulang kali mengingatkan seluruh tenaga kesehatan agar selalu mengedepankan pelayanan yang ramah kepada masyarakat.

“Saya selalu menekankan kepada petugas agar menerapkan budaya senyum, sapa, dan salam saat melayani pasien. Jika ada petugas yang dinilai kurang humanis, silakan dicatat dan laporkan langsung kepada saya agar segera kami evaluasi,” tegasnya.

Selain itu, dr. Bustanul juga menjelaskan mengenai kondisi ambulans puskesmas yang sebelumnya mengalami kerusakan sehingga sempat menghambat pelayanan rujukan pasien.

“Beberapa waktu lalu ambulans memang rusak, sehingga kami menggunakan mobil puskesmas keliling untuk merujuk pasien. Namun sekarang ambulans baru sudah tersedia dan kami pastikan pelayanan rujukan akan berjalan lebih maksimal,” terangnya.

Ke depan, pihak Puskesmas Tambelangan berencana melibatkan Madas dalam sejumlah kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk program pengobatan gratis di pelosok desa.

“Nantinya kami akan mengadakan pengobatan gratis dengan melibatkan Madas agar masyarakat yang berada jauh dari puskesmas tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang merata,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *