Malang Autism Center (MAC) Salurkan 15.700 Nasi Berkah Ramadan, Anak Autisme Ikut Terlibat Produksi

Berita82 Dilihat

Malang, Tretan.News – Ribuan kotak nasi tersusun rapi di dapur Malang Autism Center (MAC). Aroma masakan hangat mulai memenuhi ruangan. Di balik aktivitas itu, sejumlah anak autisme tampak sibuk membantu proses pengemasan makanan.

Ramadan tahun ini, MAC kembali menjalankan program Nasi Berkah Ramadan 2026, sebuah kegiatan berbagi makanan berbuka puasa kepada masyarakat sekaligus sarana pelatihan keterampilan bagi para siswa.

Dalam 15 hari pertama pelaksanaan, sejak 19 Februari hingga 5 Maret 2026, program tersebut telah menyalurkan sekitar 15.700 paket nasi berkah kepada masyarakat.

Setiap hari, makanan berbuka puasa itu didistribusikan ke sekitar 30 masjid di berbagai wilayah Malang untuk membantu menyediakan menu takjil bagi jamaah.

Founder MAC, Mohammad Cahyadi, mengatakan program ini bukan sekadar kegiatan berbagi selama Ramadan.

“Program Nasi Berkah bukan hanya tentang berbagi makanan. Anak-anak belajar memasak, mengemas, hingga mendistribusikan makanan. Proses tersebut melatih kerja sama, tanggung jawab, dan kemandirian mereka,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, para siswa didampingi oleh terapis saat mengikuti berbagai tahapan produksi, mulai dari menyiapkan bahan, membantu memasak, hingga mengemas makanan yang akan dibagikan.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran keterampilan hidup agar anak-anak terbiasa bekerja secara terstruktur dan memiliki pengalaman sosial.

Program Nasi Berkah Ramadan sendiri terus berkembang sejak pertama kali digelar pada 2023. Pada tahun pertama pelaksanaan, sekitar 1.100 kotak nasi berhasil dibagikan kepada masyarakat.

Jumlah tersebut meningkat menjadi 2.200 kotak pada 2024, lalu melonjak hingga 11.000 kotak pada Ramadan 2025.

MAC mengapresiasi dukungan para donatur dan relawan yang membantu keberlanjutan program tersebut setiap tahun.

Melalui kegiatan ini, MAC berharap masyarakat semakin memahami bahwa anak-anak autisme memiliki potensi untuk berkembang dan mampu berkontribusi dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitarnya.

Program tersebut membawa pesan sederhana: satu nasi, seribu doa, mengalirkan keberkahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *