RSUD Bangil Diminta Meningkatkan Pelayanan Berkualitas

PASURUAN, tretan.news — Pelayanan kesehatan bukan hanya soal obat dan ruang perawatan. Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, rumah sakit juga dituntut mampu menerima kritik dan berbenah.

Hal itu mengemuka dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar RSUD Bangil, Selasa (6/5/2026).

Kegiatan tahunan tersebut dihadiri Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, kepala puskesmas, rumah sakit sekitar, tokoh masyarakat, perusahaan mitra, hingga civitas hospitalia RSUD Bangil.

Forum tersebut menjadi ruang dialog antara rumah sakit dan masyarakat guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan agar semakin responsif dan berkualitas.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Abdul Karim, menegaskan rumah sakit milik pemerintah tidak boleh menutup diri terhadap kritik masyarakat.

“Kalau kritik itu sifatnya membangun demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat, tentu harus diterima dengan baik. Rumah sakit jangan alergi terhadap masukan,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus dibenahi, baik dari sisi kenyamanan, kecepatan pelayanan, maupun kualitas penanganan pasien.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Zakaria, mengapresiasi sejumlah inovasi yang dilakukan RSUD Bangil dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menilai pengembangan gedung, penambahan fasilitas kesehatan, hingga penguatan tenaga medis dan dokter spesialis menunjukkan adanya perkembangan positif di rumah sakit tersebut.

“Perkembangannya cukup baik. Tinggal bagaimana pelayanan ini terus ditingkatkan dan dipertahankan agar masyarakat benar-benar merasa nyaman dan terlayani,” katanya.

Dalam forum itu, berbagai masukan dan evaluasi pelayanan juga disampaikan secara terbuka sebagai bagian dari upaya membangun pelayanan kesehatan yang transparan dan akuntabel.

“Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi, forum tersebut juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara rumah sakit, pemerintah daerah, dan masyarakat,” imbuhnya.

FKP sendiri rutin digelar setiap tahun sebagai media komunikasi antara rumah sakit dan para pemangku kepentingan, sekaligus memperkenalkan program-program unggulan RSUD Bangil kepada masyarakat.

DPRD berharap RSUD Bangil terus melakukan pembenahan agar pelayanan kesehatan di Kabupaten Pasuruan semakin cepat, humanis, dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *