Ojol Gresik Karim Gundul Sukses Jadi Advokat

Hukum19 Dilihat

SURABAYA, Tretan.News – Abdul Karim atau Karim Gundul, pengemudi ojek online asal Gresik, resmi mengikuti pengambilan sumpah advokat di Pengadilan Tinggi Jawa Timur, Kamis (13/8/2026).

Karim menjadi satu dari 14 peserta yang mengikuti prosesi tersebut. Perjalanan menuju profesi advokat ia jalani sambil tetap bekerja sebagai pengemudi ojol.

Kisah Karim menarik perhatian karena ia harus membagi waktu antara mencari nafkah dan menempuh pendidikan hukum. Dari pekerjaan di jalanan, ia terus mengejar gelar Sarjana Hukum hingga masuk ke tahap profesi advokat.

Karim Tetap Kuliah di Tengah Kesibukan sebagai Ojol

Keseharian sebagai pengemudi ojol membuat Karim harus pandai membagi waktu. Ia tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sekaligus menjalani pendidikan hukum.

Karim tidak ingin pekerjaan menjadi alasan untuk berhenti mengejar cita-cita. Ia terus menyelesaikan pendidikan hingga memperoleh gelar S.H.

Setelah itu, Karim menjalani tahapan yang diperlukan untuk mengikuti pengambilan sumpah advokat. Proses tersebut akhirnya membawanya ke Pengadilan Tinggi Jawa Timur.

Namun, perjuangan Karim belum selesai. Menjelang hari pengambilan sumpah, ia sempat menghadapi persoalan biaya untuk membeli toga.

Sempat Bingung Beli Toga

Karim mengaku sempat bingung karena tidak memiliki dana untuk membeli toga. Persoalan sederhana itu muncul menjelang momen yang sudah lama ia nantikan.

Meski menghadapi keterbatasan, Karim tetap mencari jalan keluar. Ia tidak ingin persoalan tersebut menghalangi langkahnya menuju profesi advokat.

Akhirnya, Karim dapat mengenakan toga dan mengikuti pengambilan sumpah bersama peserta lainnya.

Bagi Karim, momen tersebut memiliki makna besar. Toga menjadi simbol dari perjalanan panjang yang ia jalani dari seorang pengemudi ojol hingga memasuki dunia hukum.

Ingin Gunakan Ilmu Hukum untuk Membantu Masyarakat

Karim tidak ingin profesi advokat hanya menjadi pencapaian pribadi. Ia memiliki keinginan untuk menggunakan ilmu hukum yang diperolehnya untuk membantu masyarakat.

Menurutnya, pengetahuan hukum dapat memberikan manfaat ketika digunakan untuk mendampingi orang yang membutuhkan.

Perjalanan Karim juga menunjukkan bahwa latar belakang pekerjaan tidak menentukan batas seseorang dalam mengejar pendidikan. Ia membuktikannya dengan tetap bekerja sambil menyelesaikan pendidikan hukum.

Karim Ikuti Sumpah Bersama 14 Peserta PPSHI Jatim

Karim mengikuti pengambilan sumpah sebagai bagian dari 14 peserta yang diantarkan DPD Perkumpulan Pengacara Syariah dan Hukum Indonesia (PPSHI) Jawa Timur.

Ketua Umum DPD PPSHI Jawa Timur, Mohammad Syahid, S.H., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya prosesi tersebut.

Menurut Syahid, para peserta telah menjalani pendidikan, pembekalan, dan tahapan administrasi sebelum mengikuti sumpah advokat.

Ia berharap para advokat baru dapat menjalankan profesinya dengan penuh tanggung jawab.

“Kami berharap para advokat yang hari ini telah disumpah dapat menjalankan profesinya dengan penuh tanggung jawab, menjaga kehormatan organisasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Mohammad Syahid.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PPSHI, Prof. Dr. Ilyas Indra, S.H., M.H., M.M., mengingatkan bahwa pengambilan sumpah menjadi awal perjalanan pengabdian seorang advokat.

Ia meminta para advokat menjaga integritas, profesionalisme, dan nilai moral dalam menjalankan tugas.

Dari Jalanan ke Ruang Pengadilan

Perjalanan Karim Gundul jadi advokat menjadi cerita tentang ketekunan. Ia menjalani pekerjaan sebagai ojol sambil mengejar pendidikan dan profesi di bidang hukum.

Bahkan, persoalan biaya membeli toga sempat muncul sebelum hari pengambilan sumpah. Namun, Karim tetap melanjutkan perjuangannya.

Kini, ia telah melewati salah satu tahapan penting menuju profesi advokat. Dari jalanan sebagai pengemudi ojol, Karim membawa pengalaman hidup tersebut ke babak baru dalam dunia hukum.

Harapannya sederhana. Ilmu hukum yang ia perjuangkan dapat menjadi bekal untuk membantu lebih banyak masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *