Hari Sales Sedunia ke-10, Yudi Ananta Ajak Sales Konsisten Menebar Kebaikan dan Tingkatkan Pelayanan

Berita, Bisnis, Tokoh138 Dilihat

SUMENEP, Tretan.News – Hari Sales Sedunia ke-10 diperingati pada 27 September 2026 dengan mengusung tagline “Konsisten Menebar Kebaikan Adalah Jiwa Seorang Sales.”

Inisiator Hari Sales Sedunia, Yudi Ananta, mengajak para tenaga penjualan di seluruh Indonesia memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan pelayanan kepada konsumen.

Yudi juga mengajak para sales menjaga integritas serta memberikan pengalaman terbaik kepada konsumen maupun masyarakat.

Ia berharap tagline Hari Sales Sedunia tahun ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi motivasi bagi tenaga penjualan.

Menurut Yudi, sales perlu terus meningkatkan kemampuan komunikasi, penjualan, dan pelayanan dalam menjalankan profesinya.

“Semoga momentum Hari Sales Sedunia ke-10 ini bisa menjadi motivasi tersendiri bagi para sales di seluruh tanah air untuk terus mengasah skill atau kemampuan di bidang komunikasi dan penjualan agar memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen atau masyarakat pada umumnya tanpa terkecuali,” ujar Yudi.

Hari Sales Sedunia dicetuskan Yudi Ananta, pemuda asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sejak 2016.

Gagasan tersebut muncul dari pengalamannya ketika masih bekerja sebagai salesman di sebuah perusahaan multinasional.

Perhatian Yudi terhadap profesi sales kemudian mendorong lahirnya gagasan untuk memperingati Hari Sales Sedunia.

Gagasan tersebut mendapat pengakuan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) pada 2016.

Yudi mengaku tidak menyangka ide yang muncul ketika masih menjadi salesman tersebut berkembang hingga dikenal di tingkat nasional dan internasional.

Gagasan Hari Sales Sedunia berawal ketika Yudi mendirikan Komunitas Para Sales Super Nusantara (KOMPASS Nusantara/KONUS). Komunitas tersebut menjadi wadah bagi para pekerja yang berkecimpung di bidang penjualan.

Menurut Yudi, profesi sales memiliki posisi penting dalam keberlangsungan sebuah perusahaan. Sales menjadi tenaga penjualan yang memperkenalkan sekaligus menjual produk kepada konsumen.

“Sales itu adalah profesi yang luar biasa dan memiliki peran penting di sebuah perusahaan karena sebagai tenaga penjual sebuah produk ke konsumen atau masyarakat, sehingga perusahaan akan memiliki omzet besar atau kecil bergantung pada kinerja tim sales yang dimiliki,” ungkapnya.

Yudi juga melihat banyak orang yang kini menduduki posisi strategis di berbagai perusahaan mengawali karier dari dunia sales.

“Tidak heran banyak direktur, manajer, dan supervisor hebat di sejumlah perusahaan mulai berkarier sebagai seorang salesman dan sales promotion girl (SPG),” katanya.

Menurut Yudi, pengalaman bekerja sebagai sales memberikan bekal yang cukup luas bagi seseorang sejak awal memasuki dunia kerja.

Seorang sales dituntut menguasai sejumlah kemampuan, mulai dari komunikasi, pemasaran hingga membangun jaringan.

“Hal itu karena seseorang yang berprofesi sebagai sales sejak awal bergabung ke perusahaan sudah ditempa dengan berbagai disiplin ilmu seperti komunikasi, marketing, dan networking,” paparnya.

Memasuki peringatan Hari Sales Sedunia ke-10, Yudi kembali mengajak para sales di seluruh Indonesia meningkatkan kemampuan.

Ia juga mendorong tenaga penjualan memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen dan masyarakat dalam menjalankan profesinya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *