KKN UMSura Dampingi Pelaku UMKM, Melek Digitalisasi dan Fokus Promosi

Berita, Tokoh23 Dilihat

SURABAYA, TRETAN.news – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 35 Universitas Muhammadiyah Surabaya resmi memulai program Pendampingan dan Pengembangan Sentra Wisata Kuliner Mulyorejo, Taman Prestasi, serta Ketabangkali, Senin (6/7/2026) pukul 13.00 WIB di kawasan Taman Prestasi, Jalan Ketabangkali, Surabaya.

Kegiatan pembukaan dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan Gita Desi Primadani, Ketua KKN Kelompok 35 Muhammad Ilham, serta Riska selaku Pendamping Sentra Wisata Kuliner dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan Kota Surabaya.

Program tersebut mempertemukan perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam kolaborasi untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis wisata kuliner di Kota Surabaya.

Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan Gita Desi Primadani mengatakan pelaksanaan KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui KKN ini kami berharap mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mampu memberikan pendampingan yang berdampak nyata bagi para pelaku UMKM. Semoga kolaborasi ini dapat memperkuat daya saing usaha sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kapasitas serta daya saing pelaku UMKM.

Fokus Digitalisasi dan Promosi UMKM

Ketua KKN Kelompok 35, Muhammad Ilham, menjelaskan program akan berlangsung selama satu bulan dengan fokus pada penguatan kapasitas pelaku usaha melalui pemanfaatan teknologi digital serta promosi inovatif.

“Kami ingin menghadirkan program yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Pendampingan digitalisasi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM lebih percaya diri memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran sehingga usahanya semakin berkembang,” kata Ilham.

Mahasiswa akan melaksanakan dua program utama selama KKN, yakni pendampingan digitalisasi usaha dan penyelenggaraan Festival Kuliner bagi pelaku Sentra Wisata Kuliner.

Pendampingan digitalisasi meliputi penguatan identitas merek, optimalisasi media sosial, pembuatan konten promosi, serta pemanfaatan berbagai platform digital sebagai media pemasaran produk.

Sementara itu, Festival Kuliner akan menjadi media promosi bagi pelaku usaha di Sentra Wisata Kuliner Mulyorejo, Taman Prestasi, dan Ketabangkali sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan kuliner tersebut.

Dinas Koperasi Berikan Apresiasi

Pendamping Sentra Wisata Kuliner dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan Kota Surabaya, Riska, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam mendampingi pelaku UMKM.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini karena mahasiswa dapat menjadi mitra yang membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Pendampingan seperti ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru sekaligus meningkatkan kualitas promosi dan pemasaran produk para pelaku usaha,” tuturnya.

Melalui program tersebut, Mahasiswa KKN Kelompok 35 Universitas Muhammadiyah Surabaya berkomitmen mendukung penguatan kapasitas UMKM melalui pemasaran digital dan promosi kawasan wisata kuliner secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *