Kemendikdasmen Puji EduFest Situbondo, Program GESIT Cetak 6 Ribu Konten

Pendidikan98 Dilihat

SITUBONDO, TRETAN.news — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memuji transformasi pendidikan digital di Kabupaten Situbondo.

​Pemerintah pusat menilai inovasi Pemkab Situbondo sukses menghubungkan ekosistem sekolah, keluarga, masyarakat, dan ruang digital.

​Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, menyampaikan apresiasi tersebut saat menghadiri EduFest di GOR Situbondo, Sabtu (19/9/2026).

​“Ini salah satu yang paling terbaik di Indonesia yang saya pernah datangi,” ujar Gogot.

​Ia menyebut Situbondo berhasil memadukan empat pilar pendidikan tersebut secara utuh dan berkesinambungan.

​Pemkab Situbondo mewujudkan keberhasilan ini melalui Gerakan Mandiri Anak Situbondo (GEMAS) dan Gerakan Aktif Ber-PID (GESIT).

​“Di sekolah belajar, di rumah tadi GEMAS, di masyarakat melalui kegiatan lain, dan media digital melalui gerakan GESIT. Empat-empatnya terpenuhi,” katanya.

Rekor 6 Ribu Konten

​Program GESIT menorehkan prestasi mencolok dengan memproduksi lebih dari 6.000 konten pembelajaran.

​Gogot menegaskan digitalisasi tidak boleh berhenti sekadar membagikan perangkat teknologi kepada sekolah.

​Pemerintah daerah wajib menyediakan konten berkualitas sekaligus melatih kemampuan guru dalam menggunakan teknologi tersebut.

​“Situbondo telah memecahkan rekor melalui program GESIT membuat konten lebih dari 6.000. Ini luar biasa,” tegasnya.

​Terkait distribusi papan interaktif digital, Gogot mengingatkan guru PAUD agar memprioritaskan penggunaannya untuk anak usia 5-6 tahun.

​Langkah ini penting untuk menjaga konsentrasi dan menyesuaikan tahapan perkembangan peserta didik usia dini.

Sekolah Nasional Terintegrasi

​Dalam kunjungan tersebut, Kemendikdasmen juga membawa agenda pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Situbondo.

​Program strategis ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2026.

​Pemerintah pusat meminta Pemkab Situbondo segera menyiapkan lahan seluas 20 hektare untuk merealisasikan rencana tersebut.

​“Tahun depan akan kita bangun sekolah yang terbaik di Kabupaten Situbondo yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah internasional di seluruh Indonesia,” pungkas Gogot.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *