SAMPANG | Tretan.news — Di tengah sulitnya mendapatkan tabung gas elpiji 3 kilogram beberapa waktu lalu di sejumlah wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, persoalan baru justru muncul dan kian meresahkan. Sejumlah pedagang kecil di Pasar Marga Lela kini harus menghadapi maraknya aksi pencurian yang menyasar tabung gas hingga peralatan usaha mereka.
Aksi pencurian sering terjadi terutama pada malam hari saat kios-kios dalam kondisi tutup. Para pelaku tidak hanya mengincar tabung elpiji 3 kilogram tetapi juga berbagai perabot elektronik milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satu korban, Samsul (39), pemilik warung kopi di area pasar tersebut, mengaku kehilangan dua tabung gas elpiji yang disimpan di dalam kiosnya.
“Dua tabung gas elpiji yang saya simpan di dalam warung hilang dicuri,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Tak hanya itu, pedagang lain juga mengalami nasib serupa. Selain tabung gas, barang-barang seperti mesin cup dan blender turut digondol maling.
Mereka juga mengaku uang keamanan dan kebersihan rutin setiap hari dengan sebesar Rp. 3.000, namun mereka saat kejadian seperti ini pihak pengelola pasar malah tidak bisa memberikan solusi bahkan memberikan jawaban yang membuat nya kecewa.
“Warung saya kemalingan dua tabung gas, mesin cup, dan blender juga ikut hilang,” ungkap salah satu pemilik kios lainnya.
Para pedagang mengaku kecewa dengan sistem keamanan di lingkungan pasar. Mereka menilai pengelola pasar tidak memberikan respons yang memadai, meski para pedagang rutin membayar iuran keamanan dan kebersihan.
“Kami sudah bayar iuran keamanan, tapi saat melapor justru tidak ada tanggapan serius. Bahkan ada yang bilang, ‘kalau mau aman, bawa pulang saja barangnya’,” tutur seorang pedagang menirukan pernyataan oknum petugas keamanan.
Sementara itu, Kepala Pasar Marga Lela Sampang belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp hingga berita ini diturunkan belum mendapat respons.
Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan pedagang yang berharap adanya peningkatan pengamanan serta langkah konkret dari pihak pengelola pasar maupun aparat terkait guna mencegah aksi pencurian terus berulang.







