Briggs Inn Surabaya Hadirkan Pengalaman Stay, Work & Dine dengan Nuansa Jawa Kolonial Modern

Artikel29 Dilihat

Surabaya, Tretan.News – Briggs Inn Surabaya resmi hadir sebagai hotel artsy boutique baru di kawasan Darmo, Surabaya. Hotel ini memadukan arsitektur kolonial klasik dengan sentuhan budaya Jawa kontemporer yang hangat dan artistik.

Lokasinya berada di pusat kota dan dekat dengan RKZ Surabaya, kawasan bisnis Jalan Darmo, serta Kebun Binatang Surabaya. Posisi strategis tersebut memudahkan wisatawan bisnis maupun pelancong untuk menjangkau berbagai area penting di Surabaya.

Konsep desain Briggs Inn mengedepankan detail artistik di setiap sudut ruangan. Nuansa kolonial berpadu dengan dekorasi modern bernuansa Jawa sehingga menciptakan suasana elegan namun tetap nyaman untuk beristirahat.

Tipe Kamar Terinspirasi Filosofi Keluarga Jawa

Briggs Inn menghadirkan konsep unik melalui penamaan tipe kamar yang terinspirasi dari silsilah keluarga Jawa. Setiap tipe kamar membawa karakter berbeda sesuai luas ruangan dan fasilitas yang tersedia.

Tipe Ragil (Superior) cocok untuk solo traveler atau pasangan yang mengutamakan kenyamanan dalam ruang yang efisien. Panggulu (Deluxe) menghadirkan area lebih luas dengan detail interior yang lebih artistik.

Mbarep (Junior Suite) memberi ruang santai yang lebih privat bagi tamu yang ingin menikmati kenyamanan ekstra selama menginap.

Briggs Inn merancang Kaluwarga (Executive) khusus untuk keluarga maupun tamu VIP yang membutuhkan fasilitas premium dan ruang lebih eksklusif.

Seluruh kamar menawarkan fasilitas modern seperti movie streaming gratis, water heater, in-room telephone, high speed WiFi, dan individual air conditioner.

Kaluwarga Executive Tawarkan Konsep Mezzanine

Kaluwarga Executive menjadi tipe kamar paling eksklusif di Briggs Inn Surabaya. Briggs Inn menggunakan konsep mezzanine untuk memaksimalkan ruang vertikal agar kamar terasa lebih luas dan nyaman.

Area atas menghadirkan ruang istirahat yang lebih privat. Area bawah menghadirkan ruang santai yang nyaman untuk bekerja maupun menikmati waktu istirahat.

Konsep tersebut menciptakan pengalaman menginap layaknya private penthouse di tengah Surabaya. Sentuhan dekorasi Jawa kontemporer dan aksen kolonial memperkuat karakter artistik kamar ini.

General Manager ABC Hospitality Group, Muhammad Prima Giovanni, mengatakan Kaluwarga tidak hanya menjadi kamar terbesar di Briggs Inn, tetapi juga menghadirkan pengalaman ruang yang berbeda.

“Melalui konsep mezzanine, kami ingin menghadirkan ruang yang mampu menggabungkan fungsi dan estetika dalam satu pengalaman menginap,” ujarnya.

Kaluwarga Executive menghadirkan movie streaming free, individual air conditioner, water heater, high speed WiFi, dan in-room telephone untuk menunjang kenyamanan tamu.

Coworking Space Modern di Lantai 4

Briggs Inn Surabaya juga menghadirkan coworking space modern di lantai 4 untuk mendukung kebutuhan kerja fleksibel di tengah kota.

Area ini mampu menampung hingga 30 orang dan cocok bagi profesional, entrepreneur, maupun komunitas kreatif. Briggs Inn menghadirkan suasana tenang dengan pencahayaan alami yang maksimal agar pengunjung dapat bekerja lebih nyaman.

Fasilitas yang tersedia meliputi full AC, LCD proyektor, dan koneksi internet cepat untuk menunjang aktivitas presentasi, rapat, maupun diskusi kerja.

Briggs Inn juga menyediakan ruangan kaca privat bagi tamu yang membutuhkan ruang diskusi dengan tingkat privasi lebih tinggi.

Sales Manager Briggs Inn Surabaya, Ayu, mengatakan fasilitas coworking space hadir untuk memenuhi kebutuhan tamu hotel dan masyarakat umum.

“Kami ingin menyediakan ruang kerja yang nyaman dan fungsional bagi siapa saja yang membutuhkan tempat produktif di tengah kota,” katanya.

Meeting Room

Briggscat Restaurant Sajikan Beef Brisket Smoked 8 Jam

Pengalaman menginap di Briggs Inn semakin lengkap dengan kehadiran Briggscat Restaurant yang menyajikan hidangan khas bergaya American barbecue.

Briggscat Restaurant menghadirkan Beef Brisket Platter sebagai menu andalan. Tim dapur memasak brisket menggunakan teknik low and slow smoking selama 7 hingga 8 jam pada suhu rendah.

Teknik tersebut membuat tekstur daging terasa lembut, juicy, dan kaya aroma asap. Briggscat juga memakai kayu apel asal Kota Batu untuk menghasilkan aroma smoky yang lembut dan sedikit manis.

Chef Adhyt mengatakan proses memasak brisket membutuhkan ketelitian dan kesabaran agar rasa daging tetap maksimal.

“Tujuh sampai delapan jam pengasapan membuat rasa daging lebih kaya dan tetap juicy,” ujarnya.

Beef Brisket Platter

Melalui konsep stay, work, and dine, Briggs Inn Surabaya menghadirkan pengalaman baru bagi traveler modern yang mengutamakan kenyamanan, estetika, produktivitas, dan eksplorasi kuliner dalam satu destinasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *