Warga Legok Pasuruan Serbu Cek Kesehatan Gratis, Waspadai Tren Penyakit Tidak Menular

Kesehatan152 Dilihat

​PASURUAN, TRETAN.news – Warga Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, antusias mengikuti layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Selasa (22/9/2026).

​Kegiatan pelayanan medis ini berlangsung di Pendopo Balai Desa Legok sejak pagi hari.

​Masyarakat dari berbagai kelompok usia datang untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tersebut.

​Pemerintah Desa Legok menggelar acara ini guna memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097.

Deteksi Dini Penyakit

​Tenaga medis Puskesmas Gempol melayani langsung berbagai pemeriksaan kesehatan bagi warga.

​Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga skrining katarak.

​Kepala Desa Legok, Nursalam, sangat mengapresiasi pelaksanaan layanan kesehatan gratis di wilayahnya.

​”Dengan adanya pemeriksaan gratis ini, warga kita maupun tetangga desa juga senang,” ujar Nursalam.

​”Mereka bisa mengetahui lebih awal apakah ada penyakit atau gangguan kesehatan di dalam tubuhnya,” tambahnya.

Waspada Penyakit Tidak Menular

​Kepala Puskesmas Gempol, dr. Arma Rostina Heliantin, turut hadir meninjau langsung lokasi kegiatan.

​”Bapak Bupati menyelenggarakan cek kesehatan gratis secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan,” jelas dr. Arma.

​”Kegiatan ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat,” lanjutnya.

​Dokter Arma menyoroti pergeseran tren penyakit di tengah masyarakat saat ini.

​”Tren penyakit sekarang bergeser. Kalau dulu banyak penyakit menular,” terang dr. Arma.

​”Sekarang penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, kolesterol, asam urat, sakit gigi hingga katarak juga perlu menjadi perhatian,” imbuhnya.

​Ia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengganti pengobatan medis dengan pengobatan alternatif.

​”Penderita hipertensi dan diabetes harus rutin minum obat sesuai anjuran dan melakukan kontrol secara teratur di Puskesmas,” tegas dr. Arma.

​”Jangan menunggu sampai muncul komplikasi,” tambahnya.

​Terakhir, ia mengajak seluruh warga agar menyebarkan informasi layanan gratis ini kepada orang terdekat.

​”Kalau ada tetangga atau keluarga yang belum mengikuti pemeriksaan, silakan diajak,” pesannya.

​”Deteksi dini sangat penting agar gangguan kesehatan bisa diketahui dan ditangani lebih cepat,” pungkas dr. Arma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *