Warga Kejapanan Serbu a Cek Kesehatan Gratis RS Bhayangkara Watukosek

PASURUAN, TRETAN.news – RS Bhayangkara Pusdik Brimob Tingkat III Watukosek menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum.

​Acara berlangsung di Balai Dusun Pabean, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jumat (16/10/2026).

​Warga setempat menyambut antusias layanan medis gratis tersebut.

​Jumlah peserta membeludak hingga mencapai 150 orang.

​Angka partisipasi ini berhasil melampaui target awal panitia yang hanya sebanyak 100 pasien.

​Libatkan Dokter Spesialis

​RS Bhayangkara Watukosek menerjunkan tim medis lintas bidang ke lokasi.

​Tim ini meliputi dokter spesialis penyakit dalam, paru, forensik, serta dokter umum.

​Sejumlah perawat dan bidan juga hadir memberikan pelayanan medis.

​Mereka sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada warga desa setempat.

​Kepala RS Bhayangkara Watukosek, Kompol dr. Desy Martha Panjaitan, menjelaskan tujuan utama bakti kesehatan ini.

​Pihaknya berupaya mendekatkan layanan rumah sakit kepada masyarakat Pasuruan dan Mojokerto.

​“Kegiatan ini tidak hanya memberikan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat,” ujar dr. Desy.

​“Tetapi juga menjadi sarana bagi kami untuk memperkenalkan fasilitas dan kesiapan tenaga medis RS Bhayangkara Watukosek,” tambahnya.

​Hadirkan Layanan Prima

​Saat ini, sekitar 30 dokter spesialis memperkuat operasional RS Bhayangkara Watukosek.

​Pihak rumah sakit berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan medis melalui program jemput bola.

​Langkah ini penting agar warga mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.

​“Kami ingin masyarakat bisa merasakan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat,” tegas dr. Desy.

​Rumah sakit milik Polri ini tidak hanya melayani anggota Brimob semata.

​Fasilitas kesehatan ini terbuka melayani masyarakat umum secara ramah dan profesional.

​Ke depan, RS Bhayangkara Watukosek berencana mengembangkan layanan hemodialisis atau cuci darah.

​Apresiasi Warga Desa

​Kepala Desa Kejapanan, Randi Saputra, mengapresiasi pelaksanaan bakti kesehatan tersebut.

​Warga merasa sangat terbantu bisa berkonsultasi langsung dengan para tenaga ahli.

​“Warga sangat antusias dan merasa terbantu,” ungkap Randi.

​Warga juga memperoleh arahan dokter mengenai pentingnya deteksi dini penyakit.

​Pemerintah Desa Kejapanan berharap kolaborasi kesehatan ini bisa terus berlanjut.

​Mereka berencana mengadakan khitanan massal untuk membantu meringankan beban masyarakat ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *