Ketua DPRD Pasuruan Buka Bulusari Culture Carnival, Tegaskan Tolak Miras

Berita, Budaya217 Dilihat

PASURUAN, TRETAN.news — Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, resmi memberangkatkan peserta Bulusari Culture Carnival 2026 pada Sabtu (19/9/2026).

​Acara ini berlangsung di Desa Bulusari, Kecamatan Gempol. Ribuan warga tampak sangat antusias memadati sepanjang rute karnaval budaya tersebut.

​Karnaval ini digelar untuk merayakan tradisi Ruwah Desa Bulusari. Selain itu, kegiatan ini turut memperingati Hari Jadi ke-1.097 Kabupaten Pasuruan.

​Sebanyak 11 dusun berpartisipasi mengikuti pawai ini. Peserta juga melibatkan 12 kelompok sound horeg yang menambah kemeriahan suasana karnaval.

Larangan Keras Konsumsi Miras

​Di tengah antusiasme warga, Samsul mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban. Ia melarang keras masyarakat maupun peserta mengonsumsi minuman keras (miras).

​“Saya mengimbau seluruh peserta dan masyarakat menjaga ketertiban serta tidak mengonsumsi miras,” tegas Samsul di hadapan ribuan penonton.

​Ia berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan rute pawai dengan aman.

“Kita ingin semua kelompok peserta mengikuti rute sampai finis dengan sukses,” tambahnya.

​Samsul juga meminta Karang Taruna bersinergi dengan TNI dan Polri. Keterlibatan pemuda sangat penting untuk menjaga kondusivitas keamanan selama acara.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM

​Selain melestarikan tradisi, karnaval ini diharapkan membawa dampak ekonomi. Acara keramaian seperti ini membuka peluang besar bagi para pelaku UMKM.

​Pedagang kuliner, perajin, dan pelaku usaha kreatif dapat memasarkan produk mereka.

Samsul menyebut pelestarian budaya harus sejalan dengan pergerakan ekonomi kerakyatan.

​“Harapannya, kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana melestarikan budaya lokal agar tetap dikenal generasi muda,” jelas Samsul.

​Ia menambahkan bahwa karnaval bisa menjadi media promosi yang efektif. Potensi desa dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas melalui ajang ini.

​“UMKM harus mendapat manfaat nyata melalui peningkatan penjualan dan promosi produk-produk unggulan masyarakat,” pungkas pimpinan DPRD tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *