Respons Cepat Keluhan Warga: Pengelola Pasar Waru, Kecamatan dan Koramil Tinjau Lokasi Pembakaran Sampah

Berita157 Dilihat

PAMEKASAN, Tretan.News Keluhan warga terkait aktivitas pembakaran sampah di lingkungan Pasar Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan yang terjadi hampir setiap hari mendapat respons cepat dari pihak terkait.

Menindaklanjuti laporan yang beredar dan menjadi perhatian publik, pengelola Pasar Waru bersama unsur kecamatan dan Koramil melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembakaran sampah pada Selasa pagi (21/7/2026).

Sebelumnya, warga mengeluhkan asap pembakaran sampah yang terjadi hampir setiap hari, mulai pagi, siang hingga malam hari. Kondisi tersebut disebut berlangsung selama beberapa tahun.

Selain mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar, asap pembakaran sampah juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan warga, terutama anak-anak dan balita yang rentan terpapar.

Keluhan serupa diketahui pernah disampaikan kepada pengelola Pasar pada 2024 dan sempat mendapat penanganan. Namun, menurut warga, permasalahan tersebut kembali terjadi dan belakangan dinilai semakin mengganggu lingkungan sekitar.

“Keluhan terkait pembakaran sampah memang pernah kami terima sebelumnya dan sempat dilakukan penanganan. Namun dalam perjalanannya masih ditemukan kendala dalam pengelolaan sampah sehingga persoalan tersebut kembali muncul,” ujar Kepala Pasar Waru.

Sebagai tindak lanjut hasil peninjauan, pihak pengelola Pasar Waru berkomitmen memperbaiki mekanisme pengelolaan sampah di lingkungan pasar serta meningkatkan pengawasan terhadap petugas maupun pihak lain yang terlibat dalam pengelolaan sampah.

“Setelah peninjauan hari ini, kami akan memperbaiki mekanisme pengelolaan sampah di lingkungan pasar. Kami juga akan memberikan imbauan kepada para pedagang maupun pihak yang selama ini membuang atau membakar sampah agar tidak lagi melakukan aktivitas tersebut,” katanya.

Kepala Pasar Waru mengatakan, sampah ke depan akan dikumpulkan pada titik tertentu untuk selanjutnya dilakukan pengangkutan dengan mekanisme yang lebih teratur sehingga tidak lagi mengandalkan pembakaran sebagai cara penanganan.

Dalam peninjauan tersebut, pengelola pasar juga memasang banner bertuliskan larangan membuang sampah di lokasi yang selama ini menjadi titik penumpukan dan pembakaran sampah.

Sementara itu, Koramil Waru yang turut hadir dalam peninjauan menyatakan dukungannya terhadap upaya penanganan persoalan tersebut.

Peltu Johan Arif S, Batituud Koramil Waru, mengatakan pihaknya selama ini juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, Pemerintah Desa Waru Barat juga telah memfasilitasi penanganan sampah melalui TPS3R Desa Waru Barat yang dikelola oleh BUMDes Dasa Warsa sebagai unit pengelolaan sampah berbasis Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).

“Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah kecamatan dan pengelola pasar dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat,” tuturnya.

Pihak Koramil juga menyatakan siap mendukung upaya pengawasan dan koordinasi dengan instansi terkait agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

“Kami berharap setelah peninjauan ini ada langkah nyata yang dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi warga sekitar,” pungkasnya.

Media ini juga telah berupaya meminta keterangan kepada pihak Kecamatan Waru melalui pesan WhatsApp terkait hasil peninjauan lokasi pembakaran sampah. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan respons. (*)

 

Pengelola Pasar Waru meninjau lokasi pembakaran sampah di Pamekasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *