Musrenbangdes Wonosunyo Pasuruan Fokuskan Program Super Prioritas 2027

PASURUAN, TRETAN.news – Pemerintah Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada Senin (13/7/2026).

​Forum ini berfokus menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2027. Kegiatan sekaligus menghimpun usulan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pasuruan 2028.

​Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan H. Samsul Hidayat dan Sekretaris Kecamatan Gempol Shoibchul Asrori.

​Hadir pula Penjabat Kepala Desa Wonosunyo Wahyu Agung Prayitno, jajaran BPD, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.

​Anggaran Ketat Pemerintah Pusat

​Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Samsul Hidayat mengingatkan kondisi fiskal daerah tahun ini masih menghadapi tantangan berat.

​Hal tersebut terjadi akibat adanya kebijakan pengetatan anggaran dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

​”Tahun 2026 merupakan tahun yang sulit karena adanya pengetatan fiskal dari pemerintah pusat,” tegas Samsul Hidayat di lokasi.

​Samsul meminta pemerintah desa cermat memilah usulan program pembangunan berdasarkan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan.

​Langkah ini penting agar proses penganggaran berjalan lebih efektif. Samsul juga menyebut pembayaran PBB akan kembali ke masyarakat melalui pembangunan.

​”Keinginan pembangunan tentu banyak, tetapi harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Karena itu, kita harus mendahulukan program yang benar-benar menjadi prioritas,” tambahnya.

​Penentuan Skala Super Prioritas

​Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kecamatan Gempol Shoibchul Asrori menekankan pentingnya validitas data dalam setiap usulan warga.

​Keterbatasan anggaran menuntut pemerintah desa untuk jeli memisahkan program biasa dengan kebutuhan mendesak.

​”Ada beberapa usulan yang masuk. Karena anggaran terbatas, kita harus menentukan mana yang menjadi prioritas dan mana yang benar-benar super prioritas,” ujar Shoibchul.

​Ia menambahkan bahwa seluruh aspirasi pembangunan harus berbasis data riil agar realisasinya tepat sasaran.

​Program pembangunan terpilih wajib selaras dengan arah kebijakan daerah dalam meningkatkan daya saing sumber daya desa.

​Optimasi Potensi Ekonomi Desa

​Shoibchul berharap perencanaan yang matang dapat mengoptimalkan seluruh potensi yang ada di wilayah Desa Wonosunyo.

​Sektor usaha mikro kecil menengah menjadi salah satu poin penting yang mendapatkan perhatian khusus.

​”Usulan yang diajukan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki Desa Wonosunyo agar memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat,” jelasnya.

​Seluruh hasil kesepakatan Musrenbangdes Wonosunyo ini akan naik ke tahap pembahasan tingkat Kecamatan Gempol.

​Setelah itu, delegasi kecamatan akan meneruskan poin usulan kepada Pemkab Pasuruan sebagai bahan penyusunan RKPD 2028.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *