Sumur Bor Keluarkan Gas di Omben, Api Masih Terpantau Menyala

Berita, Peristiwa27 Dilihat

SAMPANG | Tretan.news – Warga Dusun Solong Timur, Desa Karanggayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, dihebohkan dengan munculnya semburan gas yang disertai kobaran api dari sebuah sumur bor milik warga.

Peristiwa tersebut langsung mendapat penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang bersama unsur terkait.

Berdasarkan laporan BPBD Sampang, tim melakukan survei lapangan pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB guna memastikan kondisi lokasi serta melakukan langkah penanganan awal agar tidak membahayakan masyarakat sekitar.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Muhammad Hosin, menjelaskan bahwa sumur bor tersebut merupakan milik seorang warga bernama Isnanwar.

Kegiatan pengeboran telah dimulai sejak Rabu (1/7/2026) dan dilakukan secara bertahap hingga mencapai kedalaman sekitar 42 meter pada Senin (6/7/2026).

Sumur Bor Keluarkan Gas di Omben, Api Masih Terpantau Menyala (Mam)

Pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, sumur masih mengeluarkan air sebagaimana kondisi normal saat dilakukan uji coba.

Namun, beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 13.00 WIB, situasi berubah ketika dari lubang pengeboran mulai keluar gas yang kemudian menyala dan menimbulkan kobaran api dengan tinggi kurang lebih satu meter.

“Kami telah melakukan survei lokasi, berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, serta melakukan penanganan awal dengan menambahkan pipa paralon setinggi kurang lebih dua meter pada lubang pengeboran,” ujar Muhammad Hosin, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya awal untuk membantu mengendalikan arah keluarnya gas sekaligus menjaga keamanan di sekitar lokasi semburan.

Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Sampang bekerja sama dengan Koramil Omben, Polsek Omben, Pemerintah Kecamatan Omben, serta masyarakat setempat yang turut membantu pengamanan di sekitar lokasi.

Hingga laporan ini disampaikan, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sampang terpantau cerah.

BPBD Sampang juga terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan di lokasi guna mengantisipasi potensi risiko yang dapat ditimbulkan dari semburan gas tersebut.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu bahaya, sembari menunggu hasil kajian dan penanganan lebih lanjut dari instansi berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *