Korban Tewas Kecelakaan Truk Kontainer di Simpang Patung Sapi Pasuruan Bertambah Jadi Empat

Berita, Peristiwa216 Dilihat

PASURUAN, TRETAN.news – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk kontainer di Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (7/7/2026).

Bertambah menjadi empat orang. Selain itu, lima orang mengalami luka-luka dan masih menjalani penanganan medis.

Berdasarkan data terbaru Polres Pasuruan, empat korban meninggal dunia merupakan warga Kecamatan Prigen, yaitu M. Khoiron (44), warga Desa Sukolilo; M. Ashif (25) dan M. Ashof (25), saudara kembar asal Desa Ledug; serta Ismiyati (38), warga Desa Candiwates.

Sementara itu, korban luka terdiri atas Mulyadi (40), warga Prigen; Rudiyanto (32), warga Bulukandang, Prigen; Erna Puji Rahayu (29), warga Pucangsari, Purwosari; Robin Adi Saputro (39), warga Candiwates, Prigen; serta pengemudi truk kontainer, Agung (34), warga Simokerto, Surabaya. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Budi Wira, mengatakan hasil penyelidikan sementara menunjukkan truk kontainer bernomor polisi L-9381-CK melaju dari arah Malang menuju Surabaya.

Saat melintasi jalan menurun di Simpang Patung Sapi sekitar pukul 07.40 WIB, kendaraan diduga mengalami gagal fungsi pengereman sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.

“Saat melintasi jalan menurun di Simpang Patung Sapi, pengemudi diduga tidak dapat menguasai laju kendaraan sehingga menabrak kendaraan-kendaraan yang sedang berhenti di lampu lalu lintas,” ujar Ipda Budi Wira.

Akibatnya, truk menabrak lima sepeda motor yang sedang mengantre di lampu merah, yakni Honda Vario N-4116-TEU, Honda Beat N-3739-TDB, Honda Vario N-3070-TDB, Honda Scoopy N-6961-TDU, dan Honda PCX N-6220-TEU. Kendaraan tersebut kemudian kembali menghantam sebuah truk tangki pengangkut air bersih yang berada di depannya.

Benturan keras menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah dan para korban tergeletak di badan jalan.

Korban meninggal dunia dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Pusdik Brimob Watukosek. Sementara korban luka dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan.

Polisi Amankan Barang Bukti

Ipda Budi Wira menegaskan penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.

“Untuk penyebab pastinya kenapa truk terus melaju masih kami dalami. Kami telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan rekaman CCTV, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan,” tambahnya.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut menyebabkan kemacetan panjang di jalur nasional Surabaya–Malang dan arah sebaliknya.

Petugas kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Polres Pasuruan juga mencatat kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp18,2 juta.

Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan masih mendalami penyebab pasti kecelakaan yang merenggut empat nyawa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *