Siswa SD Gresik Ahmad Abbyan Nabil Kurniawan Raih Juara 2 Robotik Internasional di Malaysia

Berita21 Dilihat

Gresik, Tretan.News – Seorang siswa sekolah dasar asal Gresik, Ahmad Abbyan Nabil Kurniawan, berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang robotik internasional di Malaysia.

Di usia yang baru 7 tahun, siswa kelas 1 SD Muhammadiyah GKB 2 tersebut meraih Juara 2 kategori Robot SUMO 3 kilogram dalam ajang Perak International Robot Competition 2026.

Prestasi ini diraih bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 pada 2 Mei, menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi di dunia pendidikan.

Dalam kompetisi tersebut, Abbyan bersaing dengan sekitar 1.300 peserta dari enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, Jepang, Singapura, hingga Turki. Para peserta tidak hanya berasal dari kalangan pelajar, tetapi juga kategori umum.

Di tengah persaingan ketat, robot SUMO rakitan Abbyan mampu menunjukkan performa tangguh dengan strategi bertahan dan menyerang hingga berhasil menjatuhkan lawan di arena.

Keberhasilan ini tak lepas dari ketertarikan Abbyan terhadap robotik sejak kecil, yang tumbuh dari kebiasaannya melihat sang ayah, Rizki Kurniawan, merakit robot.

“Senang karena sering melihat ayah main otak-atik robot,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Dari hobi tersebut, Abbyan kemudian terus belajar dan berlatih bersama ayahnya, serta mengikuti berbagai kompetisi robotik, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sebelumnya, ia juga pernah berpartisipasi dalam ajang robotik di Jepang pada Desember 2025.

Pihak sekolah menyebut prestasi ini bukan sekadar pencapaian individu, tetapi juga hasil dari pembinaan melalui kegiatan ekstrakurikuler robotik yang diminati siswa.

Kepala sekolah, Farikha, menyampaikan bahwa ekstrakurikuler robotik menjadi sarana untuk mengasah logika berpikir, kreativitas, serta kemampuan coding siswa.

“Prestasi ini menjadi kado milad dan Hardiknas, sekaligus inspirasi bagi siswa lain untuk terus berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan robotik, siswa diperkenalkan pada dasar pemrograman, coding, hingga perakitan komponen robot sederhana.

Prestasi Abbyan pun menjadi bukti bahwa minat dan dukungan sejak dini mampu membawa anak meraih pencapaian hingga tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *