Ngebut Tanpa Kendali, Balap Liar Remaja Sampang Berakhir Tragis

Berita, Pariwisata229 Dilihat

SAMPANG | Tretan.news — Keheningan dini hari di ruas jalan Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, mendadak pecah oleh dentuman keras akibat kecelakaan lalu lintas, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Insiden itu melibatkan dua remaja yang diduga tengah adu kecepatan dalam aksi balap liar dan sebuah mobil sedan yang melintas dari arah berlawanan.

Peristiwa bermula saat sebuah mobil Toyota Limo berwarna merah dengan nomor polisi M-1368-NQ yang dikemudikan Syaiful Bahri (37), warga Desa Ketapang Laok, melaju dari arah barat ke timur. Di saat bersamaan, dua sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Afdan (18), warga Desa Kembang Jeruk, serta Moh. Yakin (18), warga Desa Masaran, meluncur kencang dari arah berlawanan.

Diduga, kedua pengendara motor tersebut sedang terlibat balap liar dan melaju dengan kecepatan tinggi tanpa mengindahkan situasi lalu lintas di depannya.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengungkapkan bahwa tabrakan tidak dapat dihindari lantaran kedua motor kehilangan kendali.

“Kedua sepeda motor melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi dan tidak memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan hingga akhirnya bertabrakan dengan mobil sedan,” jelas AKP Eko.

Benturan keras pun terjadi. Afdan mengalami luka berat, di antaranya robekan pada paha kiri, patah tulang paha kanan, patah tulang betis kanan, serta memar di bagian wajah. Ia sempat mendapatkan penanganan awal di Klinik Mitra Sahabat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Ketapang untuk perawatan intensif.

Sementara itu, Moh. Yakin juga mengalami cedera serius berupa patah tulang di bagian siku kiri dan langsung dilarikan ke RSUD Ketapang oleh pihak keluarga untuk mendapatkan perawatan medis.

Beruntung, pengemudi mobil sedan dilaporkan selamat tanpa mengalami luka, meski kendaraan yang dikemudikannya mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan serta kaca yang pecah akibat benturan.

Tak hanya korban luka, kecelakaan ini juga meninggalkan kerugian materiil yang signifikan. Dua sepeda motor yang digunakan dalam aksi balap liar dilaporkan rusak berat hingga tak bisa lagi digunakan.

Saat ini, aparat kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor ke Mapolsek Banyuates. Sementara mobil sedan masih berada di lokasi kejadian karena proses evakuasi terkendala kondisi kendaraan yang rusak parah.

Polisi menegaskan bahwa kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut. Peristiwa tersebut sekaligus menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak terlibat dalam aksi balap liar yang berpotensi mengancam nyawa diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *