Perahu Tenggelam di Perairan Gresik, 1 ABK Meninggal, 2 Masih Dicari

Berita47 Dilihat

GRESIK, Tretan.News – 3 Mei 2026 Kecelakaan laut terjadi di perairan depan Pelabuhan Umum Gresik pada Sabtu (2/5/2026) malam. Sebuah perahu yang mengangkut lima anak buah kapal (ABK) dilaporkan tenggelam setelah diduga kemasukan air akibat gelombang kapal yang melintas.

Akibat insiden tersebut, satu orang ABK ditemukan meninggal dunia, dua orang masih dalam pencarian, sementara dua lainnya berhasil selamat.

Kasatpolairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardita, menjelaskan bahwa perahu awalnya berangkat dari wilayah Lumpur, Gresik menuju Kamal, Madura sekitar pukul 15.00 WIB untuk membeli besi tua.

“Sekitar pukul 19.00 WIB, perahu kembali ke Gresik dengan muatan kurang lebih tiga ton besi tua,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Saat melintas di perairan depan pelabuhan sekitar pukul 21.00 WIB, perahu diduga kemasukan air setelah terdampak gelombang dari kapal yang lewat.

“Perahu mulai miring karena kemasukan air, ABK panik, dan akhirnya tenggelam,” jelasnya.

Dua ABK berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas, masing-masing oleh TB Wales dan KM Kutai Raya. Sementara satu korban atas nama Sukir (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk pemeriksaan.

Adapun dua korban yang hingga kini masih dalam pencarian adalah H. Ajib (60) dan Halimi (32), keduanya warga Gresik.

Tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Gresik, Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, serta relawan terus melakukan upaya pencarian secara intensif di sekitar lokasi kejadian.

Selain itu, armada ambulans dari relawan Madura Asli Sedarah (MADAS) turut diterjunkan untuk mendukung evakuasi medis korban. Koordinasi antara aparat dan relawan dilakukan guna mempercepat penanganan darurat di lokasi.

Pencarian terhadap dua korban yang hilang direncanakan berlangsung selama tujuh hari ke depan.

“Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal hingga korban ditemukan,” tegas AKP Nyoman Ardita.

Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti tenggelamnya perahu tersebut.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini diimbau segera menghubungi Polres Gresik melalui Call Center 110 atau layanan Lapor Kapolres di 0811-8800-2006.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *