Bripda Amirul Mu’minin, Sosok Polisi Santri di Pamekasan yang Aktif Jadi Bilal dan Penggerak Shalawat

Pamekasan, tretan.news Sosok Bripda Moh. Amirul Mu’minin menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Pamekasan. Anggota Satlantas Polres Pamekasan ini tak hanya menjalankan tugas sebagai polisi lalu lintas, tetapi juga dikenal sebagai Polisi Santri yang aktif menjadi bilal di masjid serta penggerak shalawat melalui Tim Al Banjari Polres Pamekasan.

Selain menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian, Bripda Amirul Mu’minin juga aktif dalam program Polisi Santri, yakni personel Polri yang mendapatkan pembinaan mental dan spiritual secara intensif di internal kepolisian.

Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, Bripda Amirul Mu’minin merupakan salah satu personel yang tidak hanya berdedikasi dalam tugas kepolisian, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

“Bripda Moh. Amirul Mu’minin bukan hanya berdedikasi dalam tugas kepolisian, tetapi juga aktif berkontribusi sebagai sosok religius. Ia menjadi figur Polisi Baik yang nyata di tengah masyarakat,” ujar Ipda Yoni Evan Pratama, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, Bripda Amirul Mu’minin memiliki latar belakang pendidikan pesantren. Ia merupakan alumni Pondok Pesantren Al-Djufri Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, dan lulus pada tahun 2021.

“Bripda Moh. Amirul Mu’minin memiliki latar belakang sebagai santri atau pernah mondok di Pondok Pesantren Al-Djufri Blumbungan, Larangan, Pamekasan, lulusan tahun 2021,” jelasnya.

Dalam kesehariannya, Bripda Amirul Mu’minin juga aktif mengikuti program Polisi Santri, yakni personel Polri yang mendapatkan pembinaan mental dan spiritual secara intensif di internal kepolisian.

Program tersebut dinilai menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara institusi Polri dengan tokoh agama serta masyarakat luas.

Selain itu, melalui Tim Al Banjari Polres Pamekasan, Bripda Amirul Mu’minin bersama personel lainnya kerap tampil dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di Kabupaten Pamekasan.

Tim shalawat tersebut sering diundang masyarakat untuk mengisi berbagai kegiatan, mulai dari peringatan maulid nabi, isra mi’raj, kegiatan keagamaan di rumah warga hingga acara Muslimat NU.

Menurut Ipda Yoni, kehadiran Polisi Santri di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara Polri dan warga melalui pendekatan yang lebih humanis.

“Kehadiran mereka di tengah masyarakat bukan untuk melakukan penindakan, melainkan memberikan edukasi yang menyejukkan hati serta mempererat tali silaturahmi antar sesama umat,” terangnya.

Apalagi di bulan Ramadan, peran Polisi Santri semakin penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif melalui kegiatan salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an di berbagai masjid dan mushala di Kabupaten Pamekasan.

Melalui pendekatan religius tersebut, diharapkan kehadiran Polisi Santri dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *